Share

10 Warga Binaan Bojonegoro Bebas di Hari Kemerdekaan

Bojonegoro (Media Center) – Peringatan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 membawa kesan luar biasa bagi sekitar 10 warga binaan di Lapas kelas IIa Bojonegoro yang mendapatkan remisi bebas. Pemberian remisi ditandai dengan penyerahan surat keputusan remisi kepada dua orang perwakilan warga binaan yang diserahkan oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono, Senin (17/8) di halaman LP kelas II a Bojonegoro.

Prosesi pemberian remisi bagi warga binaan ini diawali dengan pembacaan Catur Prasetya Narapidana oleh perwakilan warga binaan, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan remisi kepada dua orang perwakilan.

Setyo Hartono, saat membacakan sambutan Menteri Hukum dan Hak Asazi Manusia menyampaikan bahwa 70 tahun kemerdekaan ini kita bisa merasakan nikmatnya kemerdekaan memerlukan jalan panjang yang harus ditempuh agar bisa bebas dari cengkraman penjajah.

“Dalam upaya membangun karakter bangsa Indonesia ini kita harus bisa menghindarkan semangat egosentris dan harus meningkatkan rasa kebangsaan dan mencintai tanah air kita. Kemerdekaan bisa tercipta manakala bebas dari ancaman, penindasan dari pihak-pihak lain,” ujarnya.

Dimomentum kemerdekaan ini, Pemerintah memberikan pengurangan masa hukuman kepada warga binaan yang dinilai memiliki sikap dan perilaku yang baik. Remisi merupakan instrumen yang dapat mengubah perilaku para narapidana untuk berubah lebih baik karena remisi hanya diberikan kepad narapidana yang memiliki kelakuan baik. Remisi juga menjadi proses mempercepat kembalinya narapidana ketengah masyarakat.

“Dewasa kini dengan kecanggihan era teknologi ini maka pemberian remisi menggunakan sistem on line sehingga lebih cepat dan mengurangi aspek biaya tentunya sekaligus meningkatkan transparansi dan kepastian hukum,” jelas Wabup.(lya/*mcb)

Leave a Comment