Share

Satu Calon Haji Hamil Bojonegoro Batal Berangkat

Bojonegoro, 14/8 (Media Center) – Satu calon haji (calhaj) dari tiga calhaj di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang batal berangkat pada musim haji tahun ini disebabkan hamil empat bulan.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Wakhid Priyono, di Bojonegoro, Minggu (14/8), menjelaskan, sesuai ketentuan untuk calon haji yang diketahui hamil dilarang melaksanakan ibadah haji.

“Calon haji yang hamil namanya Zahra asal Sumberrejo. Diketahui hamil ketika pemeriksaan kehamilan dan pemberian vaksin meningitis dan influenza beberapa waktu lalu. Ya ditunda musim haji tahun berikutnya,” paparnya.

Ia juga menyebutkan dua calon haji yang batal berangkat karena meninggal dunia yaitu warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Sukijan dan warga Parengan, Tuban Parno.

“Parno merupakan calon haji mutasi dari Tuban yang berangkat melalui Bojonegoro,” ucapnya menambahkan.

Sesuai data, katanya, ada 35 calon haji mutasi dari berbagai daerah, seperti Tuban, Pasuruan, bahkan luar Jawa, yang berangkat melalui daerahnya.

Dengan adanya tambahan 35 calon haji mutasi itu, lanjut dia, maka di daerahnya ada 666 calon haji pada musim haji tahun ini, di antaranya, tiga calon haji batal berangkat karena meninggal dunia dan hamil.

Sesuai jadwal, katanya, sebanyak 220 calon haji akan berangkat melalui kloter 49 pada 27 Agustus dengan memanfaatkan empat bus dan dua truk.

Sedangkan sebanyak 443 calon haji akan berangkat melalui kloter 50 pada 28 Agustus, dengan memanfaatkan 10 bus dan empat truk.

“Calon haji semuanya berkumpul di pendopo pemkab sekitar pukul 16.00 WIB, sebelum berangkat ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya,” jelas dia. (*/mcb)

Leave a Comment