Share

PAD Sektor Wisata Bojonegoro Capai Rp1,5 Miliar

Bojonegoro, 12/1 (Media Center) – Sektor pariwisata di Kabupaten Bojonegoro mulai berkembang pesat dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ditarget menyumbang PAD sebesar Rp378 juta, sektor pariwisata Bojonegoro di 2016 lalu mencapai pendapatan hingga Rp1,5 miliar lebih.

Disampaikan Kepala Bagian Humas dan Protokol pemkab Bojonegoro, Heru Sugiharto, penerimaan pendapatan sektor wisata ini didapat dari berbagai objek wisata. Seperti Dander water park, objek wisata api abadi Kayangan Api, Waduk Pacal, pesanggrahan Tirta Wana Dander serta Gedung Serba Guna.

“Dander Water Park yang memberikan pemasukan terbesar yakni mencapai Rp815.211.000, kemudian disusul objek wisata kayangan api yang mampu memberikan kontribusi sebesar 428.371.000. Sektor lainnya dalah Waduk Pacal yang memberikan pendapatan asli mencapai 97.175.000 dan pesanggaran tirtawana dander 105.100.000, terakhir adalah Gedung Serba Guna yang mampu memberikan kontribusi 87.000.000 rupiah,” jelas Heru melalui rilisnya, Kamis (12/1).

Ia mengatakan, sejak beberapa tahun terakhir, Bojonegoro memang merintis sektor wisata dan ditahun ini diperkuat dengan dukungan sektor ekonomi kreatif berbasis kerakyatan. Sektor ini dinilai akan memberikan efek yang positif karena tak selamanya Bojonegoro bergantung pada sektor migas maupun agraris pertanian.

Ia menjelaskan, bahwa tingkat kunjungan di tiga objek wisata yakni Dander Water Park, Kayangan Api dan Waduk Pacal di tahun 2016 ini  mencapai 167.189 pengunjung atau naik 267,86 persen. Dibanding dua tahun sebelumnya, ditahun 2015 pengunjung di tiga sektor wisata ini hanya diangka 53.624 pengunjung dan ditahun 2014 diangka 40.920 pengunjung.

“Kenaikan jumlah kunjungan ini karena adanya beberapa peningkatan infrastruktur mulai jalan dan tersedianya beberapa fasilitas lain meskipun belum capaian maksimal,” imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mencanangkan tahun 2017 menjadi tahun pariwisata Bojonegoro. di tahun ini, sektor wisata akan menjadi salah satu sektor yang akan dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan sisi kekuatan ekonomi kerakyatan yang bersumber pada potensi wilayah baik ekonomi kreatif, wisata dan sektor lain seperti budaya, kuliner dan lain sebagainya.(mcb/humas)

Leave a Comment