Share

Pemkab Bojonegoro Anggarkan Rp5,5 Miliar Untuk Bencana Longsor

Bojonegoro, 25/4 (Media Center) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,5 miliar untuk penanganan bencana longsor.

“Bencana longsor tidak hanya mengancam bangunan seperti jembatan, tetapi juga pemukiman warga,” kata Plt BPBD, Andik Sudjarwo, Selasa (25/4).

Penyebab terjadinya longsor di beberapa wilayah seperti Desa Bobol Kecamatan Sekar, Kaliombo Kecamatan Purwosarsi dan di Kecamatan Tambakrejo, disebabkan karena curah hujan yang tinggi dan dalam waktu yang lama.

“Nantinya, anggaran tersebut untuk diberikan kepada korban bencana longsor,” imbuhnya.

Sesuai laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Bandung, ada 12 kecamatan di Bojonegoro yang rawan bencana tanah longsor. Yakni Kecamatan Sugihwaras, Trucuk, dan Malo. Selain itu Kecamatan Bubulan, Gondang, Margomulyo, Tambakrejo, Purwosari, Ngambon, Temayang, Kedewan dan Kasiman.(dwi/mcb)

Leave a Comment