Share

186 Desa di Bojonegoro Telah Memiliki Bank Sampah

Bojonegoro, Media Center – Sebanyak 186 desa di Kabupaten Bojonegoro telah memiliki Bank Sampah. Diharapkan dengan bank sampah mengurangi volume sampah sebelum dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Hanafi menjelaskan setiap harinya orang membuang sampah 0,4 kilogram perhari. Sedangkan penduduk Bojonegoro ada 1,3 juta penduduk yang menghasilkan sampah. Sehingga kurang lebih 550 ton perhari. Namun sampah yang dapat dikelola oleh TPA hanya 80 sampai 100 ton perhari.

“Maka dari itu, Pemkab Bojonegoro merealisasikan Bank Sampah yang ada di wilayah-wilayah,” ucapnya.

Hanafi menjelaskan bahwa dengan memfungsikan Bank Sampah, maka dapat mengurangi jumlah sampah sebelum dibuang di TPA. Untuk saat ini ada 186 desa yang sudah memiliki Bank Sampah. Pengelola bank sampah desa diberikan pelatihan oleh DLH.

“Harapan kedepanya untuk 2021 semoga 432 desa se Bojonegoro dapat memiliki Bank Sampah sendiri. Selain mengurangi volume sampah, Bank Sampah dapat membantu roda perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menambahkan bahwa untuk bank sampah sedang digalakkan. Untuk realisasinya memang bertahap agar 432 desa lpunya Bank Sampah. “Saya mengapresiasi karang taruna (kartar) Desa Sudu Kecamatan Gayam yang mau peduli dengan lingkungannya yang mau mengelola Bank Sampah,” kata Bupati saat Sambang Desa di Desa Sudu, Kecamatan Kalitidu, Sabtu (21/11/2020).

Bupati Anna berharap desa maupun karang taruna yang memerlukan pelatihan terkait apapun, bisa mengajukan proposal bantuan pelatihan untuk mengembangkan desa.(FIF)

Leave a Comment