Share

2 Hari Bojonegoro Dilanda Angin Kencang, Kerugian Capai Rp2,3 Miliar

Bojonegoro, Media Center – Sebanyak 44 desa di 12 kecamatan terdampak hujan deras disertai angin kencang Senin (11/11/2019) sekitar pukul 16.00 Wib. Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, Selasa (12/11/2019) pagi, meninjau lokasi dan memberikan bantuan kepada korban bencana.

Kepala BPBD Bojonegoro, Umar Ghoni, menjelaskan angin kencang yang disertai hujan es yang melanda Kabupaten Bojonegoro mengakibatkan 28 pohon tumbang, 19 rumah mengalami roboh dan rusak berat. Sementara 13 rumah warga mengalami rusak sedang dan 41 rumah warga mengalami rusak ringan.

Sampai dengan Selasa dini hari, ada 3 rumah roboh di Desa Klepek, dan Desa Semawot Kecamatan Sukosewu. Kemudian, 4 rumah rusak berat dan roboh di Kecamatan Ngasem yakni rumah milik Amir warga RT 9 RW 1 Desa Ngantru, Ahmad Sukro warga RT 27 RW 04 Dusun Prajekan Desa Jelu, Sadak warga RT 5 RW 2 dan Parman RT 1 RW 1 Desa Mediyunan Kecamatan Ngasem.

Untuk wilayah Kecamatan Tambakrejo terdapat 2 rumah roboh yakni di Dusun Ngasen RT 10 RW 1 Desa Sendangrejo milik Yono dan Warsono, warga Dusun Benet, Desa Bakalan.

Di Kecamatan Purwosari rumah roboh milik Zaini, warga RT 6 RW 1 Desa Pojok, 2 rumah roboh di Desa Kaliombo milik Sampir warga RT 10 RW 08 dan Pardi warga RT 04 RW 04, Sukar RT 25 RW 5 Desa Kuniran dan Suratin RT 18 RW 06 Dusun Gempol, Desa Ngrejeng.

Kemudian 1 rumah rusak berat milik Mudiono, warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam. Serta
Rumah roboh milik Lasiran Warga RT 10 RW 05 Desa Tapelan, Kecamatan Ngraho.

“Pagi ini dari laporan yang kita terima dari beberapa wilayah yang terdampak mulai melakukan kerja bhakti membersihkan rumah warga atau pohon yang tumbang. Fasilitas umum yang terdampak juga mulai dilakukan perbaikan,” ujar Umar Ghoni.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Muawannah bersama dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Sekretaris BPBD, Nadif Ulfia, bersama anggotanya melakukan pantauan langsung di lapangan sekaligus memberikan bantuan kepada warga terdampak.

Rombongan berkumpul dirumah dinas pukul 05.00 WIB kemudian menuju ke 6 kecamatan terdampak angin kencang dan hujan yang terjadi kemarin. Pukul 07.00 WIB Bupati bersama Sekda dan BPBD di Kecamatan Sukosewu, kemudian melanjutkan menuju Kecamatan Dander, Purwosari.

Menurut rencana pagi ini Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga akan melakukan kunjungan di Kabupaten Bojonegoro.

Dari data yang dihimpun BPBD kerugian akibat angin kencang yang melanda Kabupaten Bojonegoro pada tanggal 9 dan 11 Nopember 2019 mencapai Rp 2.365.700.000.
Terdiri dari 1.377 rumah mengalami rusak ringan sampai dengan berat dan 23 fasilitas umum.(Rin/Dwi)

Leave a Comment