Share

26.310 Nasi Buwuhan Khas Bojonegoro Cetak Rekor MURI

Bojonegoro, Media Center – Kuliner khas Bojonegoro, Nasi Buwuhan mencetak rekor MURI tahun 2019. Dalam momen ini, sebanyak 26.310 bungkus Nasi Buwuhan hadir dan dinikmati warga dalam acara Thengul International Folklore Fetival, di Rest Area Jembatan Trucuk Sosrodilogo, Minggu (14/7/2019).

Nasi Buwuhan merupakan kuliner khas daerah Bojonegoro yang mulanya hanya dimakan saat hajatan seperti pernikahan atau sunatan.

Nasi yang dibungkus dengan daun jati dan dikelilingi lauk pauk seperti mie, daging tusuk, momoh tempe, srundeng kering, rempeyek, oseng pepayan muda ini disajikan serta dibagikan kepada seluruh peserta Tari Thengul serta masyarakat yang menjadi penonton.

Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah menegaskan, Nasi Buwuhan akan dijadikan ikon kuliner nusantara.
Karena, Nasi Buwuhan ini mendukung promosi Pinarak Bojonegoro yang sedang dijalankan.

“Sego atau nasi buwuhan ini merupakan bentuk tradisi warga Bojonegoro yang tersebar 430 desa dan kelurahan di 28 kecamatan secara turun temurun,” ujarnya saat sambutan.

Bupati juga menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh Kepala Desa dan Camat yang telah mensupport pelaksanaan festival sego buwuhan kali ini. Karena, Nasi Buwuhan merupakan bentuk buah tangan untuk tamu yang menghadiri suatu hajatan yang kini menjkadi ikon kuliner unik di Bojonegoro.

“Besar harapan kami, MURI akan mencatat kegiatan spektakuler ini,” tandasnya.

Menurutnya, Thengul International Folklore Festival (TIFF) juga meningkatkan kunjungan wisata ke Bojonegoro, baik wisatawan lokal maupun internasional.(Rin/NN)

Leave a Comment