Share

3.200 Rumah Tak Layak Huni di Bojonegoro Akan Direhab Tahun 2020

Bojonegoro, Media Center – Jumlah penerima bedah rumah di Kabupaten Bojonegoro meningkat. Tahun 2020 ini, pemerintah kabupaten (Pemkab) akan merehab rumah tidak layak huni (RTHL) sebanyak 3.200 unit.

Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dari dua tahun sebelumnya. Tahun 2018 sebanyak 631 unit, dan 1.711 unit pada tahun 2019 lalu.

Kepala Seksi Perumahan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro, Sarifuddin menjelaskan, rehap rumah tidak layak huni ini merupakan program perbaikan atap, lantai dan dinding (ALADIN) untuk warga miskin. Program tersebut adalah salah satu dari 17 program prioritas Pemkab Bojonegoro.

“Ini untuk membantu warga tidak mampu agar memiliki rumah yang aman dan nyaman ditempati,” tegasnya, Senin (6/1/2020) kemarin.

Sesuai nama programnya-Aladin, rehab yang dilakukan meliputi atap, lantai dan dinding. Untuk rangka atap memakai cor, tembok setengah badan, dan lainnya memakai paving ukuran 20×20.

“Kenapa kita paving, kalau diplester mudah retak karena kondisi tanah kita gerak. Selain itu bisa jadi pondasi, jika nanti mereka mampu dan memiliki rezeki dapat ditingkatkan seperti keramik,” tutur Udin, sapaan akrabnya.

Penerima program Aladin ini merupakan usulan dari Pemerintah Desa. Pemdes mengajukan proposal disertai foto kondisi rumah, kartu tanda penduduk (KTP).

“Selain itu mereka masuk basis data terpadu atau BDT,” tandas Udin.

Pengerjaan rehab dilaksanakan oleh pihak ketiga. Setiap unit dianggarkan Rp17,5 juta. Nilai tersebut sudah termasuk pajak.

“Kalau diswakelola khawatirnya dengan anggaran itu tidak bisa jadi. Tapi kalau kontraktor kita tidak ada resiko dan pasti jadi,” pungkasnya.

Kepala Desa Ngadiluhur, Kecamatan Balen, Mad Muhargo, mengapresiasi bantuan bedah rumah yang diberikan Pemkab Bojonegoro. Menurut dia, bantuan tersebut sangat dibutuhkan warga miskin untuk mendapatkan rumah yang layak huni.

“Mereka jadi nyaman dan aman menempati rumahnya. Apalagi saat musim hujan yang disertai angin kencang seperti ini,” sambungnya.(Dwi)

Leave a Comment