Share

40 Personel Brimob Jatim Amankan Stasiun KA

Bojonegoro, 1/7 (Media Center) – Sebanyak 40 personel Sub Detasemen C Pelopor Brimob Polda Jawa Timur, dikerahkan untuk mengamankan stasiun kereta api (KA) baik besar maupun kecil di sepanjang jalur KA Lamongan sampai Tobo, Purwosari, Bojonegoro, sejak 30 Juni.

“Di Stasiun Besar Kota Bojonegoro ditempatkan enam personel Brimob Polda Jawa Timur,” kata Kepala Stasiun Besar Kota Bojonegoro Sujoko, Jumat (1/7).

Menurut dia, penempatan enam personel Brimob Jawa Timur, yang dilengkapi senjata laras panjang, karena stasiun setempat merupakan stasiun besar yang banyak dimanfaatkan penumpang naik turun dibandingkan stasiun lainnya.

“Saya tidak hapal jumlah stasiun besar dan kecil di Lamongan sampai Bojonegoro,” ucapnya.

Wakil Sub Detasemen C Pelopor Brimob Polda Jawa Timur, di Bojonegoro Iptu Pol. Sudarsono, menjelaskan di setiap stasiun KA, ditempatkan berkisar 2-6 personel untuk mengamankan arus mudik yang memanfaatkan KA.

“Ada 40 personel yang ditempatkan di stasiun di sepanjang jalur KA mulai Lamongan sampai Tobo, Purwosari, Bojonegoro,” katanya, menegaskan.

Lebih lanjut ia menjelaskan pihaknya mewaspadai bajing loncat yang mengancam para pemudik baik dari arah Surabaya maupun Jakarta di jalur Pantura Tuban selama Hari Raya IDul Fitri.

“Pengalaman Hari Raya Idul Fitri tahun lalu gangguan yang dialami pemudik yaitu kasus bajing loncat,” kata Kamis.

Lokasi yang biasa menjadi operasi bajing loncat, lanjut dia di Desa Jatipeteng, Kecamatan Jenu dan di Kecamatan Pakah.

“Kami sudah mengirimkan personel yang sekarang ini masih disiagakan di Polres Tuban. Mereka akan mulai mengamankan para pemudik di jalur pantura, kalau memang sudah memperoleh perintah dari Kapolres Tuban,” paparnya.

Ia menambahkan personel yang dikirim di di daerah setempat, akan melakukan patroli dengan kendaraan roda empat yang dilengkapi dengan senjata laras panjang. (*)

Leave a Comment