Share

47,4ribu ha Panen, Harga Jual di Bojonegoro Relatif Bagus

Harga saat ini bisa naik, semua tergantung cuaca. Karena itu kami minta petani mengolah sendiri hasil panennya

Bojonegoro (Media Center) – Guna mengantisipasi permainan harga beras, Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto MSi, meminta agar Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro segera mensosilisasikan harga baku, menyusul saat ini, 55% lebih lahan pertanian di wilayah Bojonegoro telah memasuki masa panen. Menanggapi itu, Kepala Disperta Bojonegoro, Akhmad Djupari menyatakan bahwa hingga saat ini harga jual hasil panen petani Bojonegoro relatif bagus.

“Harga saat ini bisa naik, semua tergantung cuaca. Karena itu kami minta petani mengolah sendiri hasil panennya,” jelas Jupari. Untuk harga gabah kering sawah per kilogramnya antara Rp3.100 hingg Rp3.300. Harga gabah itu fluktuatif karena dipengaruhi cuaca. Pada awal panen lalu harganya mencapai Rp3.750, namun mengalami penurunan hingga Rp 500 per kilogramnya, saat ini, menurut Jupari, harga gabah kering sawah per kilogramnya antara Rp3.100 hingga Rp3.300.

Di Bojonegoro sendiri, saat ini terdapat 47.490 hektar (ha) lahan pertanian yang telah memasuki masa panen, sedangkan sisanya diperkirakan akan memasuki masa panen pada awal Bulan April mendatang. Dari seluruh lahan yang ada di Bojonegoro, dari data yang diperoleh dari Disperta, hanya sebagian kecil yang mendapat serangan hama. “Serangan hama kurang dari satu persen yakni hanya 0,6 persen,” tegas Jupari. (*/numcb)

 

Leave a Comment