Share

6 Sumur Gas Jambaran-Tiung Biru Segera Dibor

Bojonegoro, Media Center – Pengeboran Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, segera dimulai. Sebagai tahap awal, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) melakukan sosialisasi kepada pemangku kepentingan (stakeholder) di Hotel Layung, Jumat (6/9/2019).

Sosialisasi dihadiri oleh Kepala Humas SKKMigas Jabanusa, Donny Aryantho, Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu, Jamsaton Nababan, Komandan Distrik Militer 0813 Bojonegoro, Letkol Inf. Bambang Hariyanto, Kabag Ops Polres Bojonegoro, Kompol Teguh Santoso, Muspika Kalitidu, Gayam, Ngasem, Tambakrejo dan Purwosari, serta Kepala Desa Pelem dan Kaliombo.

Direktur Utama Pertamina EP Cepu, Jamsaton Nababan menjelaskan, ada enam sumur di Lapangan Gas JTB yang akan dibor. Setiap sumur memiliki potensi gas hingga kurang lebih dari 60 Juta Standar Kaki Kubik per Hari (Million Standard Cubic Feet per Day/MMSCFD).

Proyek JTB diperkirakan on stream pada 2021. Dengan produksi sales gas 192 MMSCFD.

“Selain untuk meningkatkan pendapatan negara dan perusahaan, Proyek Gas JTB diharapkan dapat memberikan multiplier effect, khususnya untuk mengatasi defisit pasokan gas di Jawa Timur dan Jawa Tengah,” tegas Jamsaton.

Proyek Gas JTB merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang telah ditetapkan oleh Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP).
Tiap-tiap proyek dari Lapangan Gas JTB mempunyai resiko yang tinggi, namun jika dapat dikelola bisa diminamalisir.

Oleh karena itu, Jamsaton berharap dukungan dan sinergi yang baik dengan Pemerintah Daerah, Polri, TNI, stakeholders terkait dan masyarakat sekitar area operasi agar proyek JTB berjalan lancar, kondunsif dan sesuai target.

“Masyarakat Bojonegoro ini merupakan masyarakat yang terdidik, dan ini merupakan sebuah keuntungan bagi kami,” ujarnya.

Kepala Humas Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Dony Aryantho mengatakan, keberadaan proyek Gas JTB ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah Bojonegoro. Mulai dari program-program pemberdayaan, keterlibatan masyarakat secara langsung, hingga bagi hasil dari produksi yang dihasilkan nanti.

“Kami harapkan proyek ini dapat selesai tepat waktu,” tegasnya.

Manager JTB Site Office & PGA, Kunadi
menambahkan, keterlibatan masyarakat Bojonegoro dalam Proyek JTB ini antara lain Program Apprentice, Beasiswa Pendidikan Diploma I Plus yang diadakan beberapa waktu lalu. Saat ini 108 peserta tersebut sedang menjalani pendidikan di PEM Akamigas Cepu.

“Calon Operator dan Teknisi ini nantinya merupakan generasi emas Bojonegoro yang akan berpartisipasi aktif dalam proyek JTB,” pungkas pria asli Pati, Jawa Tengah itu.(Dwi)

Leave a Comment