Share

7 Poin SE Dinas Pendidikan Bojonegoro, Ujian Sekolah SMP Dibatalkan

Bojonegoro, Media Center – Penyebaran virus corona covid-19 terus meluas. Di sejumlah daerah, pemerintah melakukan berbagai upaya untuk melawan virus. Di Kabupaten Bojonegoro, dikeluarkan instruksi Bupati Bojonegoro nomor 2 tahun 2020 tanggal 15 Maret 2020 tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) Non Alam. Instruksi itu untuk mencegah penyebaran virus corona.

Dinas Pendidikan Bojonegoro sendiri mengambil langkah-langkah untuk menindaklanjuti instruksi bupati Anna Mu’awanah tersebut.  Salah satunya dengan menerbitkan surat edaran tertanggal 27 Maret 2020. Salah satu isinya adalah memperpanjang masa belajar siswa di rumah. “Kegiatan belajar di rumah diperpanjang hingga 5 April 2020,” ujar kepala Dinas Pendidikan Dandi Suprayitno.

Selain itu, Ujian Sekolah tingkat SMP yang sedianya digelar pada 30 Maret hingga 4 April 2020 dibatalkan hingga menunggu petunjuk lebih lanjut. Berikut petikan lengkap 7 poin penting Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Bojonegoro terkait tindaklanjut pencegahan penyebaran virus corona:

  1. Kepala TK hingga SMP negeri maupun swasta diminta menyampaikan kepada peserta didik bahwa kegiatan belajar di rumah diperpanjang hingga 5 April 2020.
  2. Bagi pendidik dan tenaga kependidikan tetap masuk seperti biasa sesuai ketentuan yang berlaku, yaitu 25% di sekolah dan 75% melaksanakan tugas di rumah. Dimohon kepada kepala sekolah, wali kelas, guru kelas, serta semua guru untuk memantau perkembangan dan kondisi peserta didiknya masing-masing-masing selama dalam kegiatan belajar di rumah.
  3. Semua pegawai/ASN/non PNS yang ada di lingkup Dinas Pendidikan Bojonegoro dimohon untuk tidak mengikuti kegiatan luar kota bila dalam keadaan terpaksa/mendesak maka sebelum dan setelah selesai kegiatan untuk melaporkan ke Dinas Pendidikan Bojonegoro.
  4. Guru wajib memberikan tugas kepada siswa untuk kegiatan belajar di rumah dalam bentuk lembar tugas, baik melalui online maupun offline
  5. Kepala sekolah dan pengawas setiap hari wajib membuat laporan kegiatan dan perkembangan yang ada di lembaganya dan dikirim ke DInas Pendidikan sesuai format yang tersedia
  6. Untuk kegiatan ujian sekolah pada jenjang SMP yang sedianya dilaksanakan tanggal 30 Maret sampai dengan 4 April 2020 ditunda atau dibatalkan sampai ada petunjuk lebih lanjut.
  7. Kepala sekolah dimohon untuk mengimbau kepada seluruh orang tua/wali murid agar memantau keberadaan anak supaya tetap berada di rumah katena anak sekolah bukan libur tapi belajar di rumah.(NN)

Leave a Comment