Share

740 Tenaga Kerja Blok Cepu Sudah Bekerja

Bojonegoro (Media Center) – Sebanyak 740 tenaga kerja dari sekitar 6.000 tenaga kerja proyek engineering, procurement, and construction (EPC) I Banyu Urip, Blok Cepu, di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sudah kembali bekerja, sejak Selasa (18/8).

“Sudah ada 740 tenaga kerja proyek Blok Cepu dari 103 subkontraktor PT Samsung-Tripatra, yang sudah masuk bekerja,” kata Pengawas Proyek Blok Cepu dari SKK Migas, Yulius Wiratno, di Bojonegoro, Kamis (20/8).

Sesuai laporan yang diterima, katanya, dari 740 tenaga kerja tersebut, rinciannya sebanyak 240 tenaga kerja dari tenaga kerja bidang mesin dan elektro dan 500 tenaga kerja bangunan.

“Sebanyak 500 tenaga kerja bidang bangunan itu memperbaiki kantor PT Tripatra-Samsung, yang rusak,” jelas dia.

Mengenai tenaga kerja lainnya yang jumlahnya ribuan, menurut dia, akan masuk bertahap, dengan target semuanya kembali bekerja akhir Agustus.

Project Site Manager PT Tripatra-Samsung, Raymond Ras Fuldy, mengatakan pembinaan kepada pekerja yang akan bekerja kembali dilakukan, sesuai prosedur yang ditetapkan.

“Tenaga kerja  memperoleh pembekalan, sebelum  kembali bekerja,” ucapnya.

Vice President Public and Government Affairs ExxonMobil Indonesia, Erwin Maryoto, menambahkan  produksi puncak minyak BloK Cepu sebesar 165 ribu barel/hari, akan berlangsung awal 2016.

Namun, katanya, produksi minyak Blok Cepu, yang saat ini sekitar 80.000 barel/hari, secara bertahap akan naik menjadi 205 ribu barel/hari.

“Produksi 205 ribu barel/hari itu hanya berlangsung sampai akhir 2015, sebab produksi minyak Blok Cepu di “early productions facility”/EPF I nantinya akan dihentikan,” jelas dia.

Di dalam rapat evaluasi penanganan kerusuhan minyak Blok Cepu, yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro Soehadi Moelyono, juga dihadiri jajaran instansi terkait.

Seperti diketahui, di proyek EPC I, Blok Cepu, di Kecamatan Gayam, telah terjadi kerusuhan tenaga kerja, pada 1 Agustus. Akibat amuk massa itu, gedung perkantoran rusak, dan sejumlah mobil rusak, salah satu di antaranya, dibakar massa.(sa/*mcb)

Leave a Comment