Share

Ada Lampion Apung di Festival Bengawan Bojonegoro

Bojonegoro (Media Center) – Peringatan Hari Jadi ke-338 Kabupaten Bojonegoro dipastikan bakal lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Salah satu rangkaian acara yang ditunggu-tunggu warga Bojonegoro adalah Festival Bengawan Bojonegoro yang akan digelar di beberapa titik seperti di Bendung Gerak, Tambangan Bungas hingga Taman Bengawan Solo pada 20 Septerber mendatang. Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini ada dua acara baru yang semakin meramaikan Festival Bengawan Bojonegoro.

“Festival lampion apung dan layang-layang hias, dua festival ini belum ada di Festival Bengawan Tahun lalu,” ujar Koordinator Panitia Festival lampion apung “Kambangan Damar Kurung”, Ramon Pareno pada kanalbojonegoro.com, Kamis (10/9).

Festival lampion apung yang bertajuk “kambangan Damar kurung” ini, lanjut Ramon, dilengkapi dengan surat untuk Bengawan solo. Surat yang terpilih nanti akan dibacakan, sementara lainnya akan didokumentasikan.

“Suratnya bisa berupa puisi, cerita pendek, harapan, ide yang bertemakan revitalisasi Bengawan Solo di Bojonegoro,” imbuhnya.

Harapannya, dengan suksesnya kegiatan ini, pawai budaya selain dilakukan di darat juga bisa digelar di air. Baik itu di Bengawan Solo mupun di Waduk Pacal.

“Alasannya karena aliran Sungai Bengawan Solo yang terpanjang ada di wilayah Kabupaten Bojonegoro,” jelasnya.

Selain itu, imbuhnya, pengaruh budaya yang mewarnai sejarah Bojonegoro juga tak lepas dari keberadaan sungai terpanjang di Pulau jawa ini. Menurutnya, hal ini bisa membuat Sungai Bengawan Solo menjadi ikon Kabupaten Bojonegoro.(*mcb)

Leave a Comment