Share

Aksi Mahasiswa Bojonegoro Tuntut Tuntaskan Kasus Bimtek dan Mobdin DPRD

Bojonegoro, 9/12 (Media Center) – Sebanyak 15 orang dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bojonegoro melakukan aksi unjuk rasa mendukung agar kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro segera menuntaskan Kasus dugaan korupsi di Bojonegoro.

Aksi tersebut diawali dengan orasi di kantor kejaksaan dilanjutkan longmarch bundaran Jetak dan menuju radio milik Pemkab Malowopati FM di Jalan AKBPM Soeroko, Jumat (9/12).

Aksi tersebut dilakukan agar Kejaksaan segera menuntaskan kasus dugaan korupsi Bimtek dan mobil dinas DPRD yang sampai saat ini belum ada titik terang.

“Kejaksaan harus memberikan keputusan yang jelas soal kepastian hukum terkait kasus korupsi ini,” ujar Koordinasi Lapangan, Rama, saat melakukan longmarch.

Dia menyebutkan, meskipun kasus korupsi ini sudah ditangani Kejari, namun masih ada anggota dewan yang lepas dari jeratan hukum salah satunya kasus Bimtek.

“Anehnya, kenapa anggota dewan yang menerima uang dan hanya mengembalikan saja tanpa ada proses selanjutnya,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kajari Bojonegoro, Suwaji menyampaikan tidak akan tebang pilih dalam menangani kasus korupsi di Bojonegoro.

“Siapapun yang terlibat korupsi statusnya sama dimata hukum. Hanya saja kasus mobil dinas sudah dihentikan, karena tidak cukup bukti dan sudah ada perjanjian dari pimpinan DPRD,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment