Share

Angin Kencang Terjang Pemukiman Warga Bojonegoro

Bojonegoro (Media Center) – Angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan deras di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (12/11) sekitar pukul 17.00 WIB, mengakibatkan satu rumah rusak berat, empat rusak ringan dan 56 rumah rusak ringan.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Sukirno, Jumat, mengatakan, pemukiman warga yang rusak diterjang angin kencang itu lokasinya di Desa Wadang dan Kolong

Rinciannya, di Desa Wadang, ada satu rumah rusak berat, empat rumah rusak sedan dan 13 rumah rusak ringan dan di Desa Kolong, sebanyak 43 rumah rusak ringan.

Menurut dia, perhitungan kerugian akibat angin kencang yang terjadi di dua desa di Kecamatan Ngasem, masih diserahkan ke kantor kecamatan.

“Perhitungan kerugia kami serahkan kantor kecamatan, agar dalam menentukan klasifikasi kerugian pemukiman warga bisa obyektif,” ucapnya.

“Perhitungan besarnya kerugian untuk menentukan klasifikasi santuan uang,” tambah Kasi Sarana dan Logistik BPBD MZ. Budi Mulyono, menambahkan.

Lebih lanjut Budi menjelaskan pihaknya sudah menyalurkan bantuan sembako, juga peralatan dapur, kasur juga lainnya, bagi korban angin kencang di sejumlah lokasi di daerahnya.

Ia mencontohkan Tim BPBD sehari lalu juga telah menyalurkan
18 paket sembako di Desa Meduri untuk korban angin kencang. Bantuan lainnya berupa kasur, juga peralatan dapur, untuk korban yang rumahnya roboh
.

Selain itu, lanjut dia, angin kencang juga mengakibatkan sebuah puskesmas pembantu dan 58 rumah di Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, mengalami kerusakan.

Di Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru, angin kencang juga mengakibatkan sebuah pohon besar roboh. Pohon yang roboh itu, menimpa sebuah bangunan yang berisi penggilingan padi. Pohon yang roboh itu, juga menimpa delapan sepeda motor.

Di Desa Brangkal, masih di Kecamatan Kepohbaru, empat rumah rusak berat, 11 rumah rusak sedang dan 48 rumah rusak ringan.

“Selama musim hujan ini telah terjadi lima kali angin kencang yang mengakibatkan rusaknya pemukiman warga juga yang lainnya,” jelas dia. (*/mcb)

Leave a Comment