Share

Angka Buta Huruf di Bojonegoro Masih Ratusan

Bojonegoro (Media Center)  – Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, mencatat,  pada tahun 2016 ini jumlah masyarakat yang mengalami buta huruf di rentang usia 30-50 tahun masih mencapai ratusan.

Jumlah masyarakat yang buta huruf tersebar di delapan kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Balen, Dander, Temayang, Trucuk, Sumberrejo, Tambakrejo, Ngraho dan Kecamatan Sekar.

“Ada sekitar 740 orang yang buta huruf dalam rentang usia produktif 30-50 tahun,” ujar Kasi Keaksaraan dan Kesetaraan Bidang PNFI Diknas Bojonegoro, Wahyu Hidayat, Jumat (12/5).

Dia menyampaikan,  dari jumlah tersebut ada 420 wanita dan 320 laki-laki. Tingginya angka buta huruf pada masyarakat ini dikarenakan kurangnya kesadaran akan pendidikan membaca dan menulis.

“Kebanyakan masyarakat yang buta huruf ini berada di wilayah pedesaan, ” tukasnya.

Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan semua pihak seperti kader PKK untuk memberi pemahaman pentingnya pendidikan.  Sehingga, angka buta huruf di Bojonegoro bisa berkurang.

“Selama ini PNFI sudah membuka program keaksaraan fungsional tiga bulan bagi mereka yang buta huruf ” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment