Share

Antisipasi Banjir Bengawan Solo Jelang Pilkades Serentak, Pemkab Bojonegoro Latih 500 Linmas Desa

Bojonegoro, Media Center – Satuan Polisi Pamong Praja (Pemkab) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar pelatihan tanggap bencana banjir bagi 500 anggota perlindungan masyarakat (Linmas) di sejumlah wilayah di sepanjangan Daerah aliran Sungai Bengawan Solo (DAS), di Aula Masjid Al Biru Kecamatan Dander, Rabu (22/1/2020).

Sejumlah desa di wilayah DAS Bengawan Solo yang mengikuti pelatiahan adalah wilayah Kecamatan Margomulyo, Ngraho, Padangan, Kasiman, dan Malo. Mereka mendapat pelatihan selama dua hari yang dimulai hari ini.

“Masing-masing kecamatan mengirimkan 100 anggota Linmas,” kata Plt Kepala Satpol PP Bojonegoro, Arif Nanang.

Dijelaskan, tujuan pelatihan ini untuk membekali anggota Linmas dalam mitigasi bencana banjir luapan Sungai Bengawan Solo seiring meningkatnya curah hujan yang tinggi di bulan Januari hingga Februari.

Selain menggelar pelatihan, lanjut Nanang, Satpol PP juga telah siap siaga dan melakukan koordinasi dengan BPBD, Dinas Damkar, Dinsos, Dinkes, Polres, Kodim, Camat, Kades wilayah di bantaran Sungai Bengawan Solo.

“Kita juga tetap waspada pada waktu hari pemungutan suara Pilkades serentak yang jatuh pada tanggal 19 Feb 2020 mendatang,” tegasnya.

Apabila ada daerah/wilayah yang dilanda banjir, kata Nanang, Satpol PP dan seluruh jajaran langsung turun tangan menangani daerah terdampak, dengan membuat krisis center, dapur umum, tenda-tenda pengungsian, dan lebih khusus mengawal proses pemungutan suara, penghitungan suara, hingga pengamanan kotak suara di masing-masing TPS.

“Kita akan sukseskan Pilkades serentak tahun,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mengungkapkan, menjelang Pilkades Serentak Gelombang III tahun 2020 ini, Pemkab bersama Polres, Kodim, dan jajaran Satpol PP hingga Satuan Linmas berupaya keras dalam mengawal perjalanan kontestasi Pilkades.

“Seluruh personil dari masing-masing jajaran akan disiagakan penuh demi suksesi Pilkades serentak Bojonegoro. Salah satunya dengan melakukan pelatihan guna antisipasi luapan Sungai Bengawan Solo,” ujar Bu Anna, panggilan akrab Bupati Bojonegoro.

Oleh sebab itu, Linmas merupakan ring 1 penjaga keamanan di tingkat Desa, harus mendapatkan bekal pelatihan tanggap bencana ancaman banjir luapan Sungai Bengawan Solo.

“Diharapkan personil Linmas mampu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, menyiapkan fisik dan energi, mampu berenang untuk menolong korban banjir, serta mendukung penuh TNI dan Polri dalam tugas pengamanan TPS secara maksimal,” pesan bupati perempuan pertama Bojonegoro itu.

Nampak hadir mendamping Bupati, Kapolres Bojonegoro AKBP. Budi Hendrawan, Kasdim 0813 Mayor Inf. Hairil Ahmad.(Dwi)

Leave a Comment