Share

Antisipasi Bencana, BPBD Aktifkan Posko Bencana Desa

Bojonegoro (Media Center) – Memasuki musim hujan, berbagai ancaman bencana baik angin kencang, longsor, banjir bandang hingga banjir luapan sungai Bengawan Solo mengintai Kabupaten Bojonegoro. Mengatisipasi terjadinya bencana ini, Badan Penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro menggandeng Linmas yang berada di desa-desa.

“Untuk penanganan awal terjadinya bencana, kami libatkan Linmas serta kelompok pemberdayaan yang ada di desa-desa,” terang Kepala pelaksana BPBD Bojonegoro, Andik Soedjarwo, Kamis (26/11).

Ia menuturkan, hal ini merupakan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Bencana yang diikuti Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, seluruh kecamatan  dan PMI Bojonegoro. Dalam Rakor ini, disepakati untuk kembali mengaktifkan posko bencana yang ada di masing-masing desa.

“Hal ini bertujuan, agar saat terjadi bencana segera ada penanganan pertama dari pihak desa,” lanjut Andik.

Saat ini, tambah Andik, BPBD Bojonegoro mulai menginventarisir potensi bencana di 430 desa se-Bojonegoro. Selain itu, pihaknya juga meminta masing-masing kecamatan menginventarisir sarana prasarana yang bisa digunakan untuk tindakan penanggulangan bencana.

“Dari 28 kecamatan, sudah ada tujuh kecamatan yang menyerahkan hasil inventarisirnya. paling lambat, minggu depan sudah kami terima datanya,” pungkasnya.(*mcb)

Leave a Comment