Share

Aspek Penilaian Gerbang Bojonegoro Bersinar

Tedjo Sukmono, Kepala BLH kabupaten Bojonegoro mengatakan bahwa program Gerbang Bojonegoro Bersinar ini memiliki beberapa aspek penilaian. Diantaranya tingkat desa/kelurahan se-Kecamatan Bojonegoro, 27 Kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro hingga 27 Desa terpilih dari masing-masing kecamatan.

Bojonegoro (Media center) – Sosialisasi Gerakan Bangga Bojonegoro Bersih, Sehat, Indah, Asri dan Rapi (Gerbang Bojonegoro Bersinar) mulai digelar Kamis (22/5/2014) pagi di Ruang Anglingdharmo, Kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Jawa Timur.

Program yang digagas oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bojonegoro ini, bertujuan untuk mewujudkan kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan hidup. Selain itu juga berusaha membiasakan masyarakat untuk menjalani pola hidup yang bersih dan sehat.

Tedjo Sukmono, Kepala BLH kabupaten Bojonegoro mengatakan bahwa program Gerbang Bojonegoro Bersinar ini memiliki beberapa aspek penilaian. Diantaranya tingkat desa/kelurahan se-Kecamatan Bojonegoro, 27 Kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro hingga 27 Desa terpilih dari masing-masing kecamatan.

“Penilaian ini nantinya juga meliputi pengelolaan sampah, sungai atau sumber air serta fasilitas umum lainnya,” ujarnya.

Ia menyebutkan untuk semua kategori, aspek penilaian meliputi kelembagaan, kebersihan, keteduhan, keindahan dan pengelolaan sampah.
Sementara untuk titik penilaian meliputi pemukiman, sekolah, polindes, balai desa, jalan, drainase, irigasi dan fasilitas umum seperti terminal, masjid, pasar dan lainnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto MSi (Kang Yoto) meminta agar ada tambahan aspek penilaian, yakni pemakaman.

“Supaya imej angker di kuburan itu hilang, setiap desa pasti punya lahan pemakaman, itu juga harus masuk penilaian,” tegasnya.(*/lyamcb)

Leave a Comment