Share

Asuransi Selamatkan Petani Dari Kebangkrutan

Bojonegoro (Media Center) – Petani Bojonegoro menerima kabar gembira dengan adanya program asuransi murah, namun dapat menyelamatkannya mereka dari kebangkrutan.

Program asuransi ini bisa diakses para petani dengan mendaftarkan diri menjadi peserta asuransi Jasindo. Dalam program ini, petani yang menanam padi setengah hektar, hanya membayar Rp18.000 rupiah, namun akan mendapatkan ganti biaya produksi sebesar maksimal Rp3 juta.

Keuntungan yang didapat dengan mengikuti program ini, petani tetap merasa nyaman saat pertanian mereka terancam bencana banjir, kekeringan maupun serangan hama.

“Peluang ini sangat bagus bagi para petani yang berada di area pengairan pacal, avour dan Bengawan Solo,” jelas Bupati Bojonegoro, Suyoto.

Dengan asuransi ini, lanjut Suyoto, petani tidak berharap banjir dan hama, tapi kalaupun datang petani siap tanpa resiko. Hal ini merupakan kesempatan emas bagi petani.

“Dengan program ini petani tidak perlu takut bangkrut,” tambah Suyoto.

Menurut Kang Yoto, sapaan Bupati Sutoto, asuransi Jasindo ini murah karena 80% biaya ditanggung pemerintah. Karena itu, dia menghimbau kelompok tani, petugas penyuluh lapangan (PPL), pemerintah desa, camat, agar memastikan petani di wilayahnya tidak melewatkan kesempatan emas ini.

“Pendafataran akan ditutup tanggal 1 Desember 2015. Segera daftarkan diri pada kelompok tani,” pesan Kang Yoto.(mcb)

Leave a Comment