Share

Bank Dunia: Pertumbuhan Ekonomi Bojonegoro Melaju Pesat

Bojonegoro (Media Center) – Bank Dunia (World Bank) menyimpulkan pertumbuhan berbagai sektor ekonomi, yang membawa pengaruh pemberantasan kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melaju pesat, dalam 10 tahun terakhir.

Demikian disampaikan Juru Bicara dari Bank Dunia Ruth Nikikuluw, dihadapan Bupati Bojonegoro Suyoto, dengan jajarannya, di Bojonegoro, Selasa (4/8).

Ia yang didamping tim ahli ekonomi dari Bank Dunia, Arvin Nair, dan David El, menyebutkan kesimpulan soal pertumbuhan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan di daerah setempat dilakukan dalam dua bulan terakhir.

“Bojonegoro masuk 10 besar kabupaten di Jawa Timur, yang paling cepat dalam memberantas kemiskinan,” jelas dia.

Lebih lanjut ia menjelaskan angka rata-rata kemiskinan di Bojonegoro, di bawah tingkat rata-rata kemiskinan di Jawa Timur.

“Angka pertumbuhan ekonomi bergerak positif mulai 2011 lalu,” katanya, menegaskan. Selain itu, lanjut dia, angka pertumbuhan ekonomi, juga berada di atas rata-rata Jawa Timur, yang mencapai 14%.”Ini luar biasa,” tegasnya.

Hanya saja, ia masih menyayangkan terjadinya ketimpangan ekonomi yang cukup tinggi di Bojonegoro, sebab kelompok berpenghasilan tinggi bergerak dengan cepat ekonominya, sedangkan masyarakat bawah ekonominya bergerak lambat.

Ia juga menyebutkan sektor yang banyak menyerap tenaga kerja yaitu perdagangan, hotel dan restoran, dengan pertumbuhan mencapai 4,1% dan angka kesempatan kerja tumbuh mencapai 14, 2%.

Bidang pertanian, katanya, tumbuh 3%, namun dari sektor pertabangan dan industri bergerak negatif dalam tiga tahun terakhir.

Ia menambahkan data yang disampaikan baru awal, sebab nantinya akan dilengkapi dengan laporan lengkap soal penelitian yang dilakukan.

“Kami tertarik Bojonegoro karena memang pertumbuhannya cepat didukung sektor indutri migas,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Bojonegoro Suyoto, menyatakan hasil yang disampaikan Bank Dunia, akan dimanfaatkan sebagai pijakan dan rujukan dalam mengambil keputusan di bidang pembangunan.

“Ini menjadi pekerjaam rumah bagi pemkab,” katanya, menegaskan.(sa/*mcb)

Leave a Comment