Share

Bantuan Irigasi JOB PPEJ Jangkau Dua Desa di Ring 1

Bojonegoro, 6/9 (Media Center) – Petani di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur tak lagi resah saat kemarau tiba. Dengan letak desa yang tak jauh dari sungai Bengawan Solo, para petani kini bisa mengatur air agar terus bisa mengairi sawah meski di musim kemarau.

Melalui program corporate social responsibility (CSR) Operator Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body (JOB) Pertamina-PetroChina East Java (PPEJ) membuat jaringan irigasi. Air Sungai Bengawan Solo menjadi sumber air irigasi lahan pertanian di Campurejo. Sehingga, dalam 2 tahun, petani di desa itu mampu panen padi sebanyak 5 kali, di samping panen palawija.

Ketua HIPPA Campurejo, Solihin, mengungkapkan, jaringan irigasi dari aliran Sungai Bengawan Solo menggunakan mesin diesel penyedot air dengan kekuatan 24 PK dengan pipa 6 dim untuk sistem delivery-nya. Mesin diesel penyedot dan jaringan pipa merupakan bantuan dari JOB PPEJ.

Pembangunan jaringan irigasi itu sempat tersendat dan alot, karena saluran irigasi melintasi jalan alternatif penghubung Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban.

“Namun mengingat manfaat besar bagi petani, sehingga dinas terkait, seperti Dinas Pengairan dan Dinas Pekerjaan Umum Bojonegoro menyetujui program ini,” tandasnya, Selasa (6/9).

Pembangunan jaringan irigasi itu hingga kini masih terus dikembangkan. Saat ini pengurus HIPPA Campurejo sedang melakukan pembangunan jaringan irigasi sepanjang 1 kilometer (KM). Jaringan irigasi tersebut nanti diharapkan mampu dimanfatkan untuk mengairi 54 hektare lahan pertanian di Desa Campurejo.

Di Desa Campurejo ada sekitar 54 hektare lahan pertanian yang selalu menggunakan jaringan irigasi tersebut. Sedang di Desa Sukowati, Kecamatan Kapas ada sekitar 18 hektare lahan pertanian memanfatkan jaringan irigasi ini. Sehingga sawah-sawah ini menjadi lahan pertanian teknis dengan produktifitas maksimal setiap tahun.

Selain jaringan irigasi dari Sungai Bengawan Solo, HIPPA Campurejo juga sedang melakukan pembangunan sumur untuk lahan pertanian yang tak terjangkau saluran irigasi dari air baku Sungai Bengawan Solo.

“Jaringan Iirigasi ini mampu meningkatkan produksi tanaman petani,” kata Kepala Desa (Kades) Campurejo, Edi Sampurno.(dwi/mcb)

Leave a Comment