Share

BBS Tegaskan Kontraktor Lokal Terlibat di Proyek J-TB

Bojonegoro, 13/3 (Media Center) – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), mengaku, belum mengetahui kelanjutan progres pekerjaan proyek Engineering Procurement and Constructions (EPC) Gas Processing Facilities (GPF) oleh PT Rekayasa Industri (Rekind) di Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) yang di operatori Pertamina EP Cepu (PEPC) sejak diumumkannya lolos verifikasi daftar subkontraktor yang berpeluang mendapatkan pekerjaan nantinya (Approval Manufactur List/AML).

“Setelah pengumuman AML bukan Desember sampai sekarang belum ada informasi lagi dari PT Rekind,” kata Dirut PT BBS, Tonny Ade Irawan.

Menurutnya, kabar terakhir yang didapat, PT Rekind belum melakukan pekerjaan besar karena masih menunggu review atau perbaikan desain J-TB. Sehingga, apabila ada pekerjaan sekecil apapun yang sudah dilakukan, PT Rekind harus segera memberikan informasi lanjutan.

“Yang jelas, kontraktor lokal harus ikut terlibat,” tegasnya.

Pihaknya optimis, 10 perusahaan yang sudah dirilis oleh PT Rekind waktu lalu bisa menjadi vendor untuk pekerjaan di proyek EPC-GPF. Sehingga, PT BBS bisa menggandeng kontraktor lokal yang tidak lolos verifikasi AML sebagai suplier.

“Ya jelas, harus bisa jadi vendor. Kan kita sudah dinyatakan lolos AML,” tegasnya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment