Share

Beras Impor Thailand Beredar di Bojonegoro

Bojonegoro (Media Center) – Seorang pedagang beras di Pasar Banjarjo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sakip (58), mengatakan, beras impor asal Thailand mulai beredar di pasaran di daerah setempat, sejak sepekan terakhir.

“Beras impor Thailand sudah masuk Bojonegoro. saya memperoleh tawaran membeli beras impor Thailand dari seorang pedagang,” katanya, kepada kanalbojonegoro, Jumat (5/2).

Namun, ia enggan menjelaskan nama dan asal pedagang yang menawari dirinya membeli beras impor Thailand, termasuk jumlah beras yang dibeli dari pedagang itu.

“Kalau harganya di bawah Rp8.000 per kilogram. Berasnya warnanya putih, tapi kata orang rasanya kurang enak,” jelas dia, seraya menunjukkan contoh beras impor asal Thailand.

Menurut dia, harga beras impor Thailand itu, jauh lebih murah dibandingkan beras panenan tanaman padi baru di daerahnya, juga produksi Tuban, yang sekarang ini harganya sekitar Rp8.500 per kilogram.

“Bagi pedagang masuknya beras impor tidak masalah, sebab kita hanya menyesuaikan terkait harga,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan beras impor asal Thailand itu wajar masuk ke pasaran di daerahnya, karena Pemerintah sudah mengimpor beras Thailand, beberapa waktu lalu.

“Saya melihat berita di TV ada beras impor Thailand yang di stok di Bulog Jombang,” katanya, dibenarkan pedagang beras lainnya di pasar setempat Ny. Kharis.

Oleh karena itu, menurut dia, masuknya beras impor Thailand, juga panen yang berlangsung sekarang ini, akan menurunkan harga berbagai macam jenis beras di pasaran.

Sesuai data, harga beras jatah warga miskin turun menjadi Rp6.500 per kilogram, yang semula Rp7.000 per kilogram. Namun, harga beras kualitas super masih stabil berkisar Rp9.500-Rp11.500 per kilogram. (*/mcb)

Leave a Comment