Share

Beras Organik Bojonegoro Diminati Hotel di Malang

Bojonegoro, 31/10 (Media Center) – Pertanian organik di Kabupaten Bojonegoro berkembang pesat. Selain masuk toko modern di Bojonegoro, sekarang ini telah masuk di hotel di Malang Jawa Timur.

Beras organik itu dikirim petani di wilayah Kecamatan Gayam dan Kalitidu di bawah naungan Koperasi Pengembangan Agrobisnis (KPA) Makmur Sejahtera Desa Katur, Kecamatan Gayam di Hotel Roemah YMI di Malang.

Sesuai kesepakatan kerjasama, KPA Makmur Sejahtera mengirimkan 1 ton beras setiap bulannya. Dengan harga Rp9.900 jika diambil sendiri di kantor koperasi, dan Rp10.000 jika diantar ke Malang.

“Hari ini pengiriman beras perdana ke sana,” kata Ketua II Koperasi Pengembangan Agrobisnis (KPA) Makmur Sejahtera Desa Katur, Kecamatan Gayam, Fatkhur Rohman di sela-sela persiapan pengiriman beras di kantor koperasi Selasa (31/10/2017).

Jumlah ini dimungkinkan akan bertambah karena untuk kebutuhan beras karyawan Hotel Moerah juga akan dipasok oleh KPA Makmur Sejahtera.

Ada beberapa jenis padi organik yang ditanam petani anggota KPA Makmur Sejahtera. Yakni Mentik Wangi, dan cierang. Beras organik produksi KPA Makmur Sejahtera ini memiliki banyak keunggulan dibanding beras-beras pada umumnya. Salah satunya penanamnya menggunakan pupuk organik yang diproduksi sendiri oleh anggota.

“Ini merupakan beras sehat. Karena kita tidak memakai pupuk kimia mulai dari tanam, hingga proses penggilingan,” tegas Fatkhur.

Beras Mentik Wangi ini merupakan satu-satunya di Bojonegoro. Untuk harga per kilogramnya Rp10.000 jika diambil sendiri di koperasi, dan Rp11.000 jika diantarkan.

Selain melayani Hotel Moerah YMI, KPA Makmur Sejahtera sejak 2016 lalu hingga sekarang ini juga melayani kebutuhan pasar modern KAREB Bojonegoro sebanyak 1,5 ton.

“Kita juga melayani kebutuhan pasar lokal di sini, dan karyawan EMCL,” ungkap Fatkhur.

Kepala Dusun Bendo, Desa Katur, Sunjani berharap kedepan pemasaran beras organik prosuksi KPA Makmur Sejahtera ini bisa semakin luas. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, anggota dan lembaga.

“Kalau harganya tinggi kan petani juga yang diuntungkan,” tegas. Sunjani.

Sementara itu, Bagian Prosesing Hotel Moerah YMI, Toni Hariadi mengkui jika kwalitas beras organik produksi KPA Makmur Sejahtera lebih bagus dibanding beras di pasaran. Yakni selain berasnya tidak patah-patah, juga rasanya lebih enak sehingga sangat tepat untuk disajikan kepada tamu hotel.

“Berasnya tidak lembek dan kaku. Dimakan dingin juga tetap enak,” tuturnya saat mengambil beras di KPA Makmur Sejahtera.

Disamping itu, tambah Toni, harga beras organik KPA Makmur Sejahtera lebih murah dibanding dengan harga beras di Pasar Besar Malang yang mencapai Rp11.100 per kilogramnya, dengan kualitas sama.

“Karena itu pak Direktur telah menyarankan ke depan agar beras untuk karyawan hotel juga diambilkan dari sini juga,” pungkasnya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment