Share

Berburu Batu Mulia di Bumi Batu Akik Soko

Bojonegoro (Media Center) – Beberapa waktu lalu, warga Bojonegoro, Jawa Timur dari berbagai kalangan usia menggemari batu akik. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro turut menggelar Festival Watu Aji untuk menampung penjual batu akik dari berbagai wilayah Indonesia.

Kabupaten Bojonegoro sendiri dikenal sebagai daerah yang banyak ditemukan fosil. Kondisi ini menunjukkan jenis batuan di Kabupaten Bojonegoro cukup berkualitas. Salah satu buktinya, Desa Soko, Kecamatan Temayang dikenal dengan sebutan Bumi Batu Akik (BBA) yang tak hanya dikenal oleh warga Bojonegoro, tapi juga menjadi jujukan penggemar akik dari kabupaten tetangga seperti Blora, Tuban dan Nganjuk.

Salah satu warga yang juga pencari bakalan batu akik, Suradi (62), mengaku pelanggannya cukup ramai. Apalagi saat akhir pekan. Bahkan, rata-rata pelanggan berasal dari Kabupaten Blora dan Tuban.

“Kebanyakan memang dari luar kota seperti Blora dan Nganjuk,” ujar Suradi pada kanalbojonegoro.com saat berkunjung ke rumahnya.

Ia menuturkan, para penggemar batu akik pelanggannya ini membeli dalam bentuk bongkahan. Harganyapun sesuai dengan kesepakatan dan kualitas bakalan akik yang masih berbentuk batu.

“Yang saat ini paling dicari jenis badar lumut dan pancawarna. Tapi kalau tak ada ya pesan dulu, nanti kalau ketemu saya telepon pemesannya,” jelasnya.

Pria yang menggeluti pencari batu mulia ini mengaku mulai mencari bakalan akik sejak 2014 lalu. Lokasi pencarianpun berada tak jauh di belakang pemukiman warga yang memang masih berada dalam kawasan hutan.

Kualitas batuan di BBA Soko ini, menurut Agung, penggemar akik asal Kecamatan Balen cukup bagus. Hal ini membuatnya sering mengunjungi Desa Soko hanya sekedar untuk melihat hasil buruan Suradi.

“Di daerah ini banyak ditemukan batu mulia jenis kecubung es, jasper, badar besi hingga pancawarna,” kata pria yang juga petugas kesehatan ini.(mcb)

Leave a Comment