Share

Berpotensi Rawan Kecurangan, Pemkab Terjunkan DKPP

mengantisipasi adanya rawan terjadi kecurangan dalam pemilihan legislatif tahun 2014. pemkab Bojonegoro menerjunkan tim DKPP untuk mengumpulkan data hasil penghitungan suara di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau minimal di tingkat kecamatan.

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengantisipasi adanya rawan terjadi kecurangan dalam pemilihan legislatif tahun 2014. Untuk mengantisipasi hal ini, pemkab Bojonegoro menerjunkan tim DKPP (Dukungan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu) untuk mengumpulkan data hasil penghitungan suara di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau minimal di tingkat kecamatan.

Untuk DKPP pemkab telah menyiapkan anggaran sebesar Rp277.560.000 untuk mencari data saat Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kecurangan saat penghitungan suara lantaran banyaknya partai politik yang mengikuti Pileg 2014.

“untuk membantu kelancaran pemilu, hal ini sangat efektif,” kata Kabid Hubungan Antar Lembaga (HAL) Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpolinmas) Kabupaten Bojonegoro, Nanang Eko Winarto saat ditemui di kantornya, Selasa(18/02/2014).

Langkah ini sangat efektif untuk mendapatkan hasil penghitungan suara. Karena jika menunggu hasil dari KPU akan memakan waktu yang cukup lama. “Setidaknya kita sudah punya gambaran tentang hasil pemilu,” tutupnya. (lyamcb)

Leave a Comment