Share

Bersinergi Majukan Pariwisata Bojonegoro

Bojonegoro, Media Center – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro akan melakukan perbaikan dan penambahan fasilitas objek wisata agar mampu menarik wisatawan. Perbaikan ini melibatkan lembaga vertikal, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemerintah desa.

Salah satunya melakukan survei untuk memastikan kebutuhan di masing-masing objek wisata. Ada 66 objek wisata yang akan menjadi sasaran survei.

Dari jumlah tersebut tiga objek wisata akan disurvei dalam sepekan ini. Yakni Objek wisata Teksas Wonocolo di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan; The Growgoland di Desa Ngunut, Kecamatan Dander; dan Negeri Atas Angin di Desa Deling, Kecamatan Sekar.

Survei ini melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pihak kepolisian, dan TNI.

Dari hasil survei yang dilakukan di objek wisata Negeri Atas Angin dibutuhkan pengadaan infrastruktur seperti pagar, lampu, petunjuk jalan, marka jalan, dan beberapa spot selfie.

Camat Sekar, Budi Cahyono menuturkan, ada beberapa titik akses jalan raya menuju destinasi wisata yang masih berlubang. Objek wisata Negeri Atas Angin ini disamping jaraknya jauh dari pusat kota, juga letak wilayah yang terisolir di ujung selatan wilayah Bojonegoro.

“Sehingga perlu petunjuk jalan agar memudahkan wisatawan yang ingin datang ke sini,” ucapnya.

Selain itu juga perlu sejumlah fasilitas lain. Seperti pembangunan rumah singgah, flying fox, toilet dan beberapa fasilitas yang dapat menarik wisatawan agar timbul rasa nyaman ketika mengunjungi wisata Negeri Atas Angin

“Rencana untuk mengembangkan wisata selalu ada tapi terbatas anggaran. Seperti infrastruktur jalan menuju wisata ini yang masih perlu perbaikan,” tuturnya.

Kepala Desa Deling, Didik Priyoman, menambahkan, perlunya kerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk memperbaiki sejumlah infrastruktur yang rusak dan penambahan keamanan dari petugas perlindungan masyarakat (Linmas).

Sementara Kepala Seksi Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, Marfu’ah menyerankan agar menambah anggaran untuk tanaman di dalam area wisata demi menciptakan suasana sejuk.

“Selain sejuk juga akan terlihat lebih indah,” sambungnya.

Sedangkan masukan yang diberikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tentang penyediaan tower WiFi agar akses internet dapat memasuki wilayah setempat. Sehingga memudahkan melakukan publikasi baik melalui media sosial, website hingga radio dengan cara mengundang kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Deling pada program AYO MASBRO.

Kepala Bidang Destinasi Disbudpar Bojonegoro, Suyanto menjelaskan survei yang dilakukan ini untuk mengetahui data pasti kebutuhan di masing-masing objek wisata. Baik infrastruktur maupun fasilitas penunjang lainnya.

“Oleh karena itu kita libatkan sejumlah OPD dalam survei ini agar ada sinergi dan kerjasama, sehingga dapat segera direalisasikan,” pungkasnya.(alfan/dwi)

Leave a Comment