Share

Besok, Gubernur Jatim Dijadwalkan Kunjungi Kampung Samin Bojonegoro

Bojonegoro, Media Center – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kampung Samin di Dusun Jipang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margulyo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (23/2/2020).

Sesuai jadwal yang diterima, Gubernur Jatim bersama rombongan berangkat dari Surabaya pukul 07.00 Wib, melalui jalan tol Surabaya – Ngawi, dengan jarak tempuh diperkirakan selama 90 menit, sampai lokasi.

Kedatangan Gubernur akan disambut karawitan masyarakat Samin dan shalawatan yang diiringi kesenian oklik.

Ada sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan gubernur selama di Kampung Samin. Yakni penyerahan santunan, prosesi pengukuhan keluarga kehormatan Sedulur Sikep oleh sesepuh Samin generasi ke IV, Mbah Harjo Kardi.

Selain itu, Gubernur Khofifah akan menyerahkan Sertifikat Ajaran Samin Surosentiko Bojonegoro sebagai warisan budaya tak benda dari Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan kepada Mbah Harjo Kardi. Kemudian penyerahan Program Keluarga Harapan (PKH) plus, bantuan keuangan khusus (BKK) program Jatim Puspa 2020, serta penyerahan bantuan mesin tenun dan alat-alat pertanian.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jatim juga dijadwalkan melakukan panen jagung yang ditanam masyarakat Samin di lahan Perhutani KPH Ngawi petak 5. Setelah itu rombongan menuju rumah Mbah Harjo Kardi untuk jagongan sedulur sikep bersama Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, dan dilanjutkan penyerahan gunungan sebagai tanda dimulainya pagelaran wayang thengul.

Kepala Desa Margomulyo, Nuryanto membenarkan rencana kunjungan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ke Kampung Samin. Sejumlah persiapan dilaksanakan pemerintah desa bersama pemerintah kecamatan an masyarakat untuk menyambut kedatangan orang nomor satu di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim tersebut.

Nuryanto menjelaskan, ada 500 lebih warga yang selama ini menerima bantuan PKH.

“Bantun ini sangat membantu warga miskin di sini,” ucapnya dihubungi, Sabtu (22/2/2020) malam.

Dirinya mengaku senangan dan bangga dengan pemberian sertifikat Ajaran Samin Surosentiko Bojonegoro sebagai warisan budaya tak benda dari Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan. Hal ini menandakan bahwa Ajaran Samin Surosentiko Bojonegoro merupakan salah satu warisan budaya yang dimiliki Indonesia yang harus dilindungi.

“Semoga penghargaan ini semakin memotivasi masyarakat Margomulyo khusunya Jipang, dan Bojonegoro untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan warisan budaya ini,” pungkas Nuryanto.(Dwi)

Leave a Comment