Share

Bojonegoro Akan Jadi Lokasi Shooting Film

Bojonegoro, 14/12 (Media Center) – Produser Film Baik-baik Sayang, yang dibintangi Wali Band dan Intan Nuraini, Somad Sutedja berencana memproduksi film lagi. Film tersebut rencana akan mengunakan setting lokasi di tanah jawa, salah satunya di Kabupaten Bojonegoro.

Somad Sutedja usai memutar film keduanya yang berjudul 12 Menit Untuk Selamanya di Ruang Batik Madrim, komplek Pemkab Bojonegoro mengatakan, film garapannya yang akan syuting di Bojonegoro adalah film drama indonesia tentang sebuah perjalanan.

“Saya tertarik melihat beberapa spot di Bojonegoro. Tapi masih akan saya Kumpulkan lagi bahan-bahan ini agar lebih matang lagi,” katanya, Kamis (13/12/2018).

Film tersebut rencananya akan diberi judul Lost in Java. Sehingga, kata dia, tim yang dia bawa akan melakukan survei dengan mendatangi beberapa lokasi yang bisa digunakan untuk pengambilan gambar. Film tersebut rencananya juga akan dibintangi Martin Jarvis yang pernah memerankan peran di fim Titanic.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Pemkab Bojonegoro, Agus Supriyanto mengatakan sebelum kedatangan produser film ini, pihaknya sudah membentuk komite film daerah. Hal itu diharapkan bisa membantu produser film yang akan memproduksi film di Bojonegoro.

“Kami juga punya bibit-bibit pembuat film dari para pelajar yang sudah kita latih beberapa hari,” ungkapnya.

Sementara diketahui, usai pemutaran film 12 Menit untuk Selamanya ini penonton yang hadir mengaku banyak mendapat pelajaran psikologis dalam berumahtangga. Film drama yang dikemas dalam bentuk musikal marching band ini mengambil pemain dan lokasi dari daerah Bontang.

Penggarapannya cukup panjang karena harus melatih para pemain agar lebih menjiwai dalam melakoni peran. Film ini bisa menjadi pelajaran keluarga. Karena langsung menyerang psikologis bagi orang tua maupun anak. Bagaimana orang tua bisa mendidik anaknya agar menjadi dirinya sendiri. Sementara sebagai anak bisa menempatkan diri kepada orang tua.

“Pesan moral cukup banyak yang menohok melalui media marching band. Salah satu kalimat yang saya ingat adalah dari pemeran Titi Rajo Bintang yang mengatakan bahwa dia sangat bersyukur memiliki orang tua yang bisa membentuk dirinya sendiri,” ungkap salah seorang penonton, Yuseriza.(*dwi/mcb)

Leave a Comment