Share

Bojonegoro Belum Ajukan Pengelolaan Sumur Tua

Bojonegoro, 19/11 (Media Center) – Pertamina EP Asset IV hingga kini belum menerima pengajuan permohonan dari Badan Usaha Milik daerah (BUMD) atau Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur sesuai prosedur yang ditetapkan dalam Permen 1 tahun 2008 untuk menggantikan paguyuban dalam pengelolaan Sumur Tua.

“Hingga sekarang, kita belum menerima ajuan apapun dari pemkab ataupun BUMD Bojonegoro untuk pengelolaan sumur tua,” ujar Field Manager Pertamina EP Asset IV, Agus Amperiyanto, Sabtu (19/11).

Meski demikian, pihaknya mengaku siap menerima usulan Pemkab Bojonegoro untuk mengganti paguyuban sumur tua sesuai Peraturan Menteri seperti BUMD PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS).

“Kita selalu terbuka dengan usulan ataupun masukan dari Pemkab setempat, terlebih arahan dari menteri seperti itu,” imbuhnya.

Menurutnya, paguyuban dibentuk sebagai salah satu solusi menangani kondisi carut marut di sumur tua yang saat itu dipegang Koperasi Unit Desa (KUD). Dimana, terjadi banyak pelanggaran seperti pengeboran sumur baru, kerusakan lingkungan, penyulingan ilegal, dan lain sebagainya.

“Kita akan terus lakukan evaluasi ulang dalam pengelolaan sumur tua termasuk paguyuban ini,” tandasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, meminta kepada Pertamina EP Asset IV Field Cepu untuk menggantikan paguyuban dengan BUMD sesuai Permen ESDM no 1 tahun 2008.(dwi/mcb)

Leave a Comment