Share

Bojonegoro Berikan Penghargaan Bagi Wajib Pajak

Bupati Bojonegoro Anna Muawannah bersama Kepala Bapenda Heri Sujarwo dalam malam penganugerahan wajib pajak

Bojonegoro, 19/12 (Media Center) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Pendapatn Daerah (Bapenda) menggelar malam penganugrahan wajib pajak. Acara yang dihadiri Bupati Bojonegoro, jajaran Forpimda, serta para pembayar pajak ini diselenggarakan di hotel Aston (18/12).

Dalam sambutannya, Kepala Bapenda Bojonegoro Herry Sudjarwo menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini Pemkan Bojonegoro memberikan penghargaan pada para wajib pajak teladan dalam kategori tercepat, terbesar, terpatuh, tertertib sepanjang tahun 2018.

“Bagi kami ini merupakan semangat untuk lebih maju lagi kedepannya sesuai dengan tagline “energik dan produktiv”,” ujarnya di hadapan para undangan yang datang.

Ia menjelaskan, dalam pembangunan regional maupun lokal memerlukan sumberdaya finansial yang cukup. Penerimaan pajak masih menjadi primadona dimana mencapai 40% APBN. Sementara itu, dari total pendapatan Bojonegoro 2018 sebesar Rp3,35 triliun PAD (Pendapatan Asli Daerah) baru menyumbangkan Rp374 miliar atau 11%, dimana pajak daerah baru memberikan kontribusi Rp88 miliar atau 2,26%.

“Meskipun kita tidak sebanding dengan Jakarta yang pembangunan daerahnya bersumber dari pajak dan tidak membutuhkan dana perimbangan. Namun setidaknya kita bisa seperti kabupaten Gresik yang pajak daerahnya total 20% dari APBD. Kami akan belajar bagaimana mengejar 20% itu. Selain itu bagaimana kita mendorong investasi tumbuh di Bojonegoro, PDRB meningkat, kemiskinan turun, daya beli meningkat sehingga muncul-muncul potensi bayar pajak baru,” lanjutnya.

Kasi Datun Kejaksaan Negeri Bojonegoro Aditya menyampaikan bahwa Kejari Bojonegoro sudah melakukan kerjasama dengan Bapenda Bojonegoro dalam bidang perdata dan tata usaha negara. Yang diantaranya adalah memberikan informasi mengenai pertimbangan hukum, bantuan hukum dalam rangka pemulihan keuangan negara dalam hal ini mengenai pajak daerah.

“Apabila nanti dalam penagihan pajak terdapat hambatan-hambatan, Kejari akan membantu supaya PAD meningkat. Khusus untuk pajak hotel dan restoran untuk dititipkan/dipungutkan pajak kepada pengunjung. Nanti di 2019 kejari akan mengidentifikasi potensi-potensi pajak yang masih tersendat, misalnya PBB. Supaya PBB ini lancar, tepat guna tidak disalahkan, tidak macet dipihak tertentu,” imbuh Aditya.(*lya/mcb)

Pada kesempatan ini diumukan pemenang malam penganugerahaan wajib pajak dari berbagai Kategori:
1. Kategori Hotel Bintang Pemenangnya Adalah ASTON Bojonegoro City Hotel
2. Kategori Hotel Non Bintang Pemenangnya Hotel Layung
3. Kategori Restoran Pemenangnya Bujana Reto, ASTON Bojonegoro City Hotel
4. Kategori Katering Pemenangnya PT. Indocaster
5. Kategori Hiburan Pemenangnya Go Fun Entertainment Complex (PT. Bahagia Elok Sentosa)
6. Kategori Pajak Reklame Pemenangnya Pt. Sumber Cipta Multi Niaga DSO Bojonegoro
7. Kategori Pajak Air Tanah Pemenangnya PT. Sariguna Primatirta
8. Kategori Pajak Mineral Bukan Logam Dan Batuan Pemenangnya PT. Wira Bhumi Sejati
9. Kategori Pajak Parkir Pemenangnya KPRI Sehat Parkir RSUD Sosodor Djatikoesoemo
10. Kategori Pajak Penerangan Jalan Pemenangnya PT. PLN Persero
11. Kategori BPHTB Pemenangnya PT. Putera Jaya Sakti Perkasa.

Leave a Comment