Share

Bojonegoro Dapat Alokasi Tambahan Pupuk Hingga Akhir Tahun

Bojonegoro, 15/12 (Media Center) – Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro menyatakan, memasuki akhir tahun 2016 ini petani di Bojonegoro masih membutuhkan alokasi pupuk yang sangat besar sehingga ketersediaan pupuk bersubsidi terancam tak memenuhi kebutuhan.

Hal ini disebabkan, masih banyak petani yang tidak menerapkan pola tanam sesuai anjuran pemerintah. Selain itu, adanya kemarau basah yang menyebabkan musim tanam padi lebih panjang dari sebelumnya.

Kabid Sarana Prasarana Dinas Pertanian, Ikhwal Subagyo, mengatakan, tahun ini Dinas Pertanian fokus untuk memenuhi kebutuhan pupuk.

“Sehingga harus ada tambahan alokasi pupuk untuk mencegah kelangkaan pupuk ditingkat petani,” ujarnya, Kamis (15/12).

Dari data menyebutkan, akhir tahun 2016 ini tambahan alokasi pupuk yang diterima Bojonegoro diantaranya pupuk jenis urea sebanyak 1000 ton,  pupuk ZA sebanyak 1200 ton , pupuk jenis  Ponzka sebanyak 2250 ton dan Petroganik sebanyak 1800 ton. Dengan adanya tambahan alokasi pupuk tersebut, diprioritaskan untuk kebutuhan pupuk hingga akhir Desember ini sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan para petani.

“Dengan adanya tambahan alokasi pupuk tersebut yang nantinya akan didistribusikan ke seluruh daerah di Bojonegoro sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment