Share

Bojonegoro Dikenalkan VBC untuk Ternak Kambing

Tujuan dari konsep tersebut, diantaranya adalah tercapainya perbaikan mutu bibit ternak kambing yang memenuhi persyaratan teknis minimal, ketersediaan bibit ternak secara berkelanjutan

Bojonegoro (Media Center) – Sejumlah konsep yang dapat digunakan mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menjadi lumbung pangan dan energi negeri berhasil didapatkan dari workshop kedaulatan pangan berbasis intgrated farming: wood, food, herbal and energy (17/4/2014), diantaranya adalah konsep-konsep dibidang peternakan dan pertanian.

Dalam salah satu paparannya, Prof. Wihandoyo selaku guru besar Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, memperkenalkan sekaligus merekomendasikan konsep pembentukan village breeding center. “Dari Village Breeding Center, akan dapat digunakan sebagai konsep pengentasan kemiskinan, terutama untuk komoditas kambing,” jelasnya.

Tujuan dari konsep tersebut, diantaranya adalah tercapainya perbaikan mutu bibit ternak kambing yang memenuhi persyaratan teknis minimal, ketersediaan bibit ternak secara berkelanjutan, terapresiasinya harga bibit ternak yang lebih baik, serta berkembangnya kelompok peternak pembibit. “Selain itu, tujuan lain adalah pelestarian sumber daya genetik ternak dan pengembangan ternak potensial unggulan daerah, termasuk di Bojonegoro,” tambahnya.

Secara garis besar, melalui program tersebut akan dapat dijadikan sebagai sarana pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan, yang secara berkelanjutan akan menjadi tambahan pendapatan untuk peternak. “Ini modalnya kecil, pemeliharaannya mudah. Selain itu tidak membutuhkan areal yang luas dan tidak butuh waktu yang lama untuk perawatannya,” tambahnya. Dijelaskan pula, target produktifitas program ini adalah dalam 2 tahun ternak dapat beranak sampai 3 kali, dengan rata-rata produksi 2-3 anakan.

Menangapi hal itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro, Ir. Subekti, MMA, mengaku bahwa Bojonegoro juga sangat membutuhkan konsep terobosan seperti yang disampaikan dalam workshop tersebut. “Meskipun Bojonegoro perkembangan peternakan sudah bagus, tapi masih mengharapkan terobosan-terobosan seperti village breeding center ini,” katanya. (*/lihmcb)

Leave a Comment