Share

Bojonegoro Dinilai Bagus dalam Pengelolaan dan Transparansi DBH Migas

Dinilai punya konsep bagus seputar pengelolaan Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak Gas (Migas), Bojonegoro dipuji oleh Sekertaris (IETI) dihadapan peserta workshop tentang transparansi DBH Migas

Bojonegoro (Media Center) – Dinilai punya konsep bagus seputar pengelolaan Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak Gas (Migas), Bojonegoro dipuji oleh Sekertaris (IETI) dihadapan peserta workshop tentang transparansi DBH Migas (19/3/2014).

Meski memuji, Ambar juga mengingatkan mengenai pentingnya perhatian pemerintah saat industri migas berakhir. “Pengelolaannya sangat penting untuk kesejahteraan rakyat di masa mendatang, jangan sampai nanti hanya menyisakan kubangan seperti yang terjadi di Sawahlunto Bangka Belitung,” katanya di Ruang Mliwis Putih, Kompleks Pemkab Bojonegoro.

Seolah menjawab hal itu, Sekertaris Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Suwaji, dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa Bojonegoro telah melakukan sejumlah terobosan dalam hal tersebut. “Ada  4 terobosan regulasi, yakni Perda konten lokal, Perbup NPWP lokal, DBH Migas sampai desa dan penyertaan modal,” terang Suwaji.

Ia menambahkan, terobosan itu dilakukan sebagai upaya Pemkab Bojonegoro dalam menjamin dan melindungi kepentingan anak cucu sebagai generasi mendatang di Bojonegoro.

Sementara itu, dalam workshop yang bakal beralngsung selama dua hari tersebut, Suwaji mengaku perolehan DBH Migas di Bojonegoro yang telah direkonsiliasi dan diaudit selalu di publish ke media. “Itu salah satu wujud transparansi dari pemerintah,” katanya. (*/jkmcb)

Leave a Comment