Share

Bojonegoro Gelar Bimtek Aplikasi LAPOR! Versi 3.0

Bojonegoro, 18/4 (Media Center) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Bojonegoro menjadi operator bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan aplikasi LAPOR! versi 3.0. Bimbingan teknis ini diperlukan lantaran aplikasi versi sebelumnya saat ini tengah diupgrade ke versi 3.0. Bimtek yang digelar Rabu (18/4) di lt 4 gedung Pemkab Bojonegoro ini diikuti sekira 160 operator aplikasi LAPOR! dari seluruh SKPD dan kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro.

“Upgrade ini tentunya mengikuti feedback dan perkembangan terkini. dan memang sudah saatnya diperbaharui,” ujar Kabid Pengelolaan Informasi dan Aspirasi Publik (PIAP) Dinas Kominfo Bojonegoro, Sigit Jatmiko, Rabu (18/4).

Ia menjelaskan, yang berbeda pada versi 3.0 aplikasi LAPOR! ini ada pada tampilan, menu hingga kapasitas yang lebih besar. Selain itu, tentu pengoperasionalannya lebih mudah dibanding versi sebelumnya.

“Versi 3.0 securitynya semi medsos. Dan pengguna tetap harus login dengan ID yang didapat dengan mencantumpak email dan pasword,” lanjutnya.

Aplikasi LAPOR! di Kabupaten Bojonegoro mulai digunakan sejak 2014. Hingga kini, penggunaan aplikasi ini dirasa efektif sebagai wadah pengaduan masyarakat Bojonegoro. Hal ini juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bojonegoro, Kusnandaka Tjatur Prasetyo dalam sambutannya sebelum acara dimulai.

Ia mengatakan, saat ini ada 10 Kementerian, lembaga hingga Pemda yang menjadi pilot project LAPOR! versi 3.0. Dari 10 lembaga tersebut, Bojonegoro menjadi satu-satunya kabupaten yang dipercaya untuk melakukan bimtek ke operator tingkat SKPD.

“Bojonegoro satu-satunya kabupaten. Sementara sebagian diantara adalah Provindi Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kota Semarang dan Kota Bandung,” imbuh Kusnandaka.

Salah satu yang menjadi alasan Bojonegoro menjadi pilot project LAPOR versi 3.0 adalah konsistensi Pemkab Bojonegoro dalam menerapkan aplikasi LAPOR! sejak awal dibentuk. Selain itu, Bojonegoro juga menjadi narasumber dalam acara yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN – RB) pada 2016 lalu yang diikuti seluruh Pemda se-Indonesia.

“Dari LAPOR! ini, secara tidak langsung bisa mengetahui secara detail keluhan masyarakat,” lanjutnya.

Ia menargetkan, setidaknya dalam bulan April ini, pihaknya segera melaporkan ke Kementerian PAN – RB mengenai kesiapan Pemkab Bojonegoro. Jika sudah siap semua, akun masing-masing SKPD akan dibuka dan semua data akan migrasi ke LAPOR! versi terbaru.

“Untuk itu, bagi operator SKPD jika mengalami kendala atau troubel segera laporkan,” pintanya.(*mcb)

Leave a Comment