Share

Bojonegoro Gelar Simposium Internasional

Bojonegoro, 26/2 (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bekerjasama dengan beberapa pihak diantaranya ExxonMobil Cepu Limited (EMC), Pertamina EP Cepu (PEPC), PT Rekayasa Industri (Rekind), dan SKK Migas, menggelar Internasional Symposium Bojonegoro Desa Rasa Kota Kota Rasa Desa di Ruang Partnership Room lantai 4 Gedung Pemkab, Senin (26/2/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto, Konsultan Internasional Daliana Suryawinata, dan Pembicara dari Amsterdam, Wiwik Tjiook.

Daliana menyampaikan kekagumannya terhadap suasana kota di Bojonegoro. Seperti yang telah didokumentasikannya selama ini. Salah satunya keberadaan bunga Bougenvile yang ditanam sepanjang jalan utama.

“Saya berfikir ini hal yang menarik, dan bisa menjadi salah simbol di Bojonegoro layaknya bunga Tulip di Belanda,” ungkapnya.

Ada banyak hal yang bisa lebih disempurnakan lagi, seperti keberadaan Pedagang Kaki Lima di seputaran alun-alun kota. Alangkah baiknya, kata dia, Pemerintah Bojonegoro menyediakan lokasi khusus bagi para PKL seperti di Beijing.

“Di sana ada lokasi khusus, dimana para PKL berkumpul dan tertata dengan rapi,” tukasnya.

Sementara Bupati Suyoto, menyatakan, dengan didatangkannya barasumber dari berbagai pihak ini bisa memunculkan kolaborasi karena memang fisik kota harus milik bersama.

“Untuk menggambarkan tekad bersama, kami menggandeng barasumber dari luar,” tegasnya.

Menurutnya, dengan narasumber yang semuanya ahli dalam penataan ruangan kota, baik stakeholder maupun masyarakat bisa lebih percaya diri untuk mewujudkan Bojonegoro menjadi Kota rasa Desa, Desa Rasa Kota.

“Ini semua sudah sesuai perencanaan, dan harus kita sosialisasikan terus menerus,” pungkasnya.

Saat ini, sesuai konsep Desa rasa Kota, Kota Rasa Desa, ada perubahan-perubahan yang akan dilakukan baik di iwlayah perkotaan maupun pedesaan. Mulai dari fasilitas olahragam ruang terbuka hijaum, dan tenmpat bermain.

Sementara untuk fasilitas kesehatan di desa, akan ditingkatkan lagi menjadi memadai dan terjangkau sehingga masyarakat bisa mendapatkan semua pelayanan kesehatan seperti di kota.(*dwi/mcb)

Leave a Comment