Share

Bojonegoro Institute Sebut Pemkab Mampu Danai Blok Baru

Bojonegoro (Media Center) – Bojonegoro Institute (BI) memastikan pada puncak produksi Blok Cepu 2016 ini mampu mendongkrak Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Sehingga Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tidak perlu mencari mitra untuk mendanai keberadaan blok baru nantinya.

“Seperti Blok Tuban yang akan memperbarui kontrak pada 2018 mendatang, dalam mengelola PI kita tidak perlu menggandeng mitra seperti di Blok Cepu,” tegas Direktur BI, AW Saiful Huda.

Dia menyatakan, Pemkab bisa menggunakan DBH untuk mengelola PI sesuai peruntukan. Karena melihat pengalaman di Blok Cepu yang menggandeng PT SER secara otomatis akan merugikan Pemkab sendiri.

“Dalam mengelola DBH ini wewenangnya ada di Pemkab,” tukas pria yang akrab disapa Awe ini.

Awe menegaskan, pihaknya akan menekan Pemkab agar tidak meminjam Bank dan menggunakan APBD sendiri. Karena secara logika, asumsi dana di Blok Cepu bekisar Rp1,3 Triliun. Apalagi blok lainnya yang pastinya nilai investasi dibawah itu.(dwi/mcb)

” Bahkan,adanya silpa yang besar bisa juga. diakumulasikan untuk itu,” tandasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment