Share

Bojonegoro Matangkan Persiapan Tes Perangkat Desa

Bojonegoro, 24/10 (Media Center) – Persiapan tes perangkat desa serentak di Kabupaten Bojonegoro terus dimatangkan agar dalam pelaksanaannya nanti berjalan lancar, transparan, dan sesuai harapan semua pihak.

Sekretaris Daerah Bojonegoro, Soehadi Moeljono mengatakan agar pelaksanaan ujian perangkat desa nanti dapat berjalan dengan baik diperlukan langkah-langkah pasti yang dapat diambil terkait permasalahan yang dapat menggangu prosesnya.

“Kepada Kepala OPD yang ditugaskan memonitor pelaksanaan ujian saya harapkan agar mengetahui batasan-batasan tugasnya dan melaporkannya,” kata Soehadi Moeljono saat rapat persiapan ujian perangkat desa Diruang Creative Room lantai 4 siang ini dilaksanakan, Senin (23/10).

Rapat persiapan ini dihadiri oleh Kapolres Bojonegoro, Pimpinan DPRD, Asisten Pemerintahan & Kesra, Camat Se-Kab. Bojonegoro, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Tim Kabupaten.

Asisten Pemerintahan & Kesejahteraan (Kesra), Djoko Lukito menjelaskan dalam rangka menjaga kepercayaan dari masyarakat terkait pelaksanaan scanning atau koreksi hasil ujian yang dipusatkan GOR Sekolah Model Terpadu (SMT) Kecamatan Kapas akan dikawal oleh Pihak Kepolisian, Camat, Koordinator Tim Desa tingkat Kecamatan, selain itu juga melibatkan 3 orang dari peserta ujian.

Djoko Lukito menambahkan bahwa nantinya pelaksanaan scanning dan pengumuman hasilnya akan disiarkan langsung (live streaming) agar diketahui oleh masyarakat. Sedang pelaksanaan ujian di tingkat kecamatan akan dimonitor kepala OPD se-Kabupaten Bojonegoro.

“Untuk para Camat agar memberikan penjelasan kepada peserta ujian bahwa ujian ini ujian persaingan bukan seperti ujian anak sekolah, maka peserta harus benar dalam mengarsir dalam mengisi data peserta, nomor peserta, maupun jawaban ujian dengan menggunakan pensil 2B dikarenakan Tim tidak melakukan penebalan,” jelas Djoko.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro, Wahyu S. Bintoro menegaskan, terkait ujian perangkat desa yang diikuti 7.668 peserta, pihaknya telah siap mengamankan dan mengawal proses ujian perangkat desa mulai dari proses pembuatan soal, pengambilan soal dari UNNES Semarang sampai dengan Bojonegoro.

Kapolres menjelaskan penyimpanan soal, distribusi sampai dengan pelaksanaan ujiannya di tanggal 26 Oktober 2017. Untuk mengamankan soal ini pihaknya siap menerjukan 343 personilnya dan bisa ditambah jika dibutuhkan.

“Saya juga mohon informasi daerah-daerah yang rawan untuk diinfokan,” pesannya.

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Syukur Priyanto berharap proses pengisian perangkat desa ini dapat berjalan lancar dan sukses dikarenakan hal tersebut menjadi dambaan masyarakat.

“Kami harapkan dari proses ini dapat menghasilkan SDM yang bagus yang dapat membantu kinerja pemerintah desa,” pubgkas politisi Partai Demokrat itu.(*dwi/mcb)

Leave a Comment