Share

Bojonegoro Minta Presiden Dukung Pengembangan Kilang Mini

Bojonegoro (Media Center) – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, meminta kepada Presiden RI Joko Widodo untuk mewujudkan kedaulatan energy di wilayahnya. Hal ini menyusul dengan adanya penandatanganan Peraturan Presiden Nomor 146 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Pembangunan dan Pengembangan Kilang Minyak di Dalam Negeri.

“Saya sangat mendukung Presiden untuk wujudkan kedaulatan energy. Maka dari itu, Perpres ini harus segera direalisasikan,” ujar Kang Yoto, sapaan akrabnya, beberapa waktu lalu.

Kedaulatan itu tidak hanya pada jumlah cadangan dan produksi saja. Tapi juga minyak dalam bentuk olahannya. Kilang mini seperti PT Triwahana Universal (TWU) yang ada di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, jelas membuat Indonesia semakin tidak tergantung minyak impor.

“Saya berharap agar Pemerintah Pusat secepatnya memberikan kepastian alokasi minyak kepada PT TWU,” tandasnya.

Hal ini menyusul aksi penutupan kilang mini oleh PT TWU karena belum adanya kejelasan jatah yang harus diterima dari pemerintah pusat. Karena, keberadaan PT TWU membawa dampak positif bagi masyarakat Bojonegoro.

“Sebuah ironi jika selama ini kita berkoar-koar jangan import bbm. Kalau perlu bangun  tiga atau empat lagi kilang mini di Bojonegoro,” tegasnya.

Dengan adanya kilang mini di Bojonegoro, maka kebutuhan BBM di Jawa Timur dapat dipenuhi semua, devisa  dapat dihemat, dan ekonomi lokal naik. Karena itu, Suyoto akan terus mendukung BUMD dan swasta untuk membangun kilang mini di Bojonegoro. Sehingga, Pertamina dapat memanfaatkan produknya.

“Makanya, untuk mewujudkan ketahanan energi ini tak sekedar slogan namun ada langkah nyata yang harus diperbuat sekaligus dukungan dari semua pihak, kalau perlu bangun tiga atau empat lagi kilang mini di Bojonegoro,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment