Share

Bojonegoro Raih Predikat WTP LKPD Tahun Anggaran 2018

Bojonegoro, media Center – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kembali mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2018. LKPD diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Selasa (20/5/2019).

Beberapa daerah yang juga menerima LHP LKPD ini antara lain Kabupaten Mojokerto, Lamongan, Kota Madiun, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Ponorogo, Kota Surabaya,  dan Kabupaten Sidoarjo.

Raihan WTP merupakan bentuk kesesuaian laporan keuangan yang telah dilaksanakan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan, efektivitas sistem pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Auditor Utama Keuangan Negara V BPK Bambang Pamungkas dalam acara ini memaparkan bahwa, LKPD tahum 2018 merupakan tahun ke empat penerapan akuntansi berbasis aktual. Di mana sistem ini lebih transparan akuntabel dan memberi manfaat.

“Opini WTP merupakan pernyataan profesional pemeriksa tentang kewajaran informasi dalam laporan keuangan, bukan merupakan jaminan tidak adanya fraud (tindakan salah) yang ditemui,” kata Bambang.

Laporan keuangan sendiri sejatinya harus memenuhi tidak kurang dari tujuh unsur penting, antara lain Laporan Realisasi Anggaran, Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Laporan Arus Kas, dan catatan atas laporan keuangan.

Sedangkan kriteria laporan harus sesuai dengan Standar Administrasi Pemerintahan (SAP), Sistem Pengendali Intern (SPI), kepatuahan pada perundang-undangan, dan kecukupan informasi.

Selain itu, hal mendasar dari WTP adalah kewajaran, artinya wajar dalam hal materialistis baik kuantitatif maupun kualitatif.  WTP merupakan yang teratas dari tingkatan LKPD, yang diikuti predikat WDP (Wajar Dengan Pengecualian), Tidak Wajar, dan Disclaimer.

Sekretaris Komisi A, DPRD Bojonegoro, Donny Bayu Setiawan, mengapresiasi capaian WTP yang didapatkan Bojonegoro tahun 2018.  Untuk itu, pihaknya mengucapkan terimakasih pada tiga bupati yakni, Bupati  Suyoto, PJ Bupati, Supriyanto, dan Bupati Anna Mu’awanah yang semuanya turut serta mendukung adanya predikat WTP ini.

“Kami berharap, dengan ini, Pemkab Bojonegoro semakin baik menjadi semakin transparan  yang mana sekarang ini sudah mulai menuju hal tersebut,” pungkasnya. (Rin/NN)

Leave a Comment