Share

Bojonegoro Siapkan 150 Ribu Vaksin Flu Burung

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyiapkan 150 ribu dosis vaksin flu burung, yang akan diberikan secara gratis kepada peternak unggas, sebagai antisipasi penyebaran flu burung.

“Meskipun tahun lalu tidak ada kasus flu burung, kami tetap menyiapkan vaksin flu burung sebanyak 150 ribu dosis,” kata Kepala Dinas peternakan dan Perikanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Ardiono, Selasa (23/2).

Ia menjelaskan persiapan sebanyak 150 ribu dosis vaksin flu burung itu, masuk dalam alokasi anggaran di dalam APBD 2016.

“Jumlah vaksin flu burung tahun ini, menurun dibandingkan dengan tahun lalu yang jumlahnya sebanyak 265 ribu dosis vaksin flu burung, dari APBD Tk II, APBD Tk I dan APBN,” jelas dia.

Ditanya kematian sebanyak 18 ayam di Desa Wedi, Kecamatan Kapas, katanya, bukan faktor flu burung.

“Ayam di desa setempat mati, disebabkan terserang penyekit tetelo (newcastle disease), dalam dua pekan terakhir,” ucapnya.

Menurut dia, petugas yang datang ke lokasi tidak sempat melakukan pemeriksaan cepat terkait kemungkinan ayam yang mati itu terserang flu burung, karena sudah dikubur.

“Meskipun bukan flu burung, petugas melakukan penyemprotan dengan “disinfektan” di kandang pemilik ayam,” jelas dia.

Ia juga mengaku menerima laporan ada sekitar empat ekor ayam milik warga di Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, yang mati.

“Tapi matinya empat ekor ayam itu juga bukan flu burung,” ucapnya, menegaskan.

Yang jelas, menurut dia, dalam dua bulan ini tidak ditemukan kasus flu burung, bahkan juga tahun lalu.

“Tahun lalu kami melakukan uji laboratorium ayam yang mati, tapi hasilnya bukan disebabkan flu burung,” tandasnya. (*/mcb)

Data pada Dinas Peternakan dan Perikanan setempat, jumlah ayam buras/kampung 1.040.101 ekor, itik 73.941 ekor, mentok 43.508 ekor, dan burung puyuh 40.990 ekor. (*/mcb)

Leave a Comment