Share

Bojonegoro Siapkan Rp10 Miliar Atasi Bencana

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk menanggulangi berbagai macam bencana terutama kekeringan yang terjadi selama musim kemarau.

“Kalau memang kekeringan yang mengakibatkan warga kesulitan air bersih semakin meluas, maka kami akan memanfaatkan anggaran tak terduga yang sudah dipersiapkan sebesar Rp10 miliar,” kata Kepala BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo, di Bojonegoro, Selasa (7/10).

Ia mengaku masih memiliki anggaran yang dikelola sendiri di BPBD untuk pengadaan air bersih bagi warga di daerahnya yang mengalami kekeringan.

“Anggaran yang kami kelola habisnya Oktober ini. Oleh karena itu, kalau memang kesulitan air bersih yang dialami warga semakin meluas, maka akan memanfaatkan anggaran tak terduga yang ada di kas daerah sebesar Rp10 miliar,” katanya, menegaskan.

Ia memperkirakan mengacu prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangploso, Malang, datangnya awal musim hujan di daerahnya terjadi awal November.

Dengan demikian, menurut dia, kemarau akan berlangsung lebih panjang dibandingkan tahun lalu, termasuk warga yang mengalami kesulitan air bersih.

Sesuai data di BPBD, warga yang mengalami kesulitan air bersih sekitar 25.000 kepala keluarga (KK) dengan jumlah lebih dari 80.000 jiwa di 74 desa yang tersebar di 18 kecamatan, per 7 Oktober.

“Warga dan wilayah yang mengalami kesulitan air bersih tahun ini melampaui kesulitan air bersih ketika kemarau tahun lalu yang dialami warga 74 desa di 17 kecamatan,” kata Kasi Sarana dan Logistik BPBD MZ. Budi Mulyono, menambahkan. (sa/mcb)

Leave a Comment