Share

Bojonegoro Targetkan Tuntas PTSL di 2023

Bojonegoro, 14/1/2019 (Media Center) –  Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menargetkan proses pengurusan sertifikat tanah di Bojonegoro tundats di 2022 atau 2023. Hal ini disampaikan Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah saat acara penyerahan Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Jumput, Kecamatan Sukosewu, AKbupaten Bojonegoro, Senin (14/1/2019).

“ahun 2018 Bojonegoro memdapatkan target 80.000 dan itu sudah terselesaikan dengan baik. Diharapkan tahun 2022 atau 2023 sudah selesai semua,” ungkap wanita yang akrab disapa Bu Anna ini, menjelaskan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Bojonegoro Lampri, menyampaikan bahwa Bojonegoro terpilih menjadi target terbesar dalam pengurusan sertifikat tanah dan juga menjadi yang terbaik. Pemprov jatim diberikan target terbesar se Indonesia yaitu sebesar 7 juta penerima dan Kabupaten Bojonegoro mendapat jatah paling besar yaitu sebesar 24 persen.

“Hal itu karena kami percaya Bojonegoro bisa mencapai target tersebut. Dan dengan itu bisa menjadi motivasi bagi daerah lain. PTSL merupakan hal yang sangat luar biasa karena memudahkan masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah,” ujarnya.

Acara yang dilaksanakan di pendopo desa jumput ini dihadiri oleh jajaran Forpimda Kabupaten Bojonegoro, Kepala Kanwil BPN Jawa Timur, BPN kabupaten Bojonegoro, Asosiasi Perbankan serta masyarakat sekitar.

Dari data BPN Bojonegoro, jumlah penerima sertifikat di Desa Jumput ini ada 363 penerima. Pemilihan Desa Jumput sebagai lokasi acara ini lantaran desa setempat paling cepat dan paling mendahului dalam menyelesaikan administrasi. Sehingga diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain.(*lya/mcb)

Leave a Comment