Share

Bojonegoro Teken MoU dengan Kementerian PUPR

Bojonegoro, 20/7 (Media Center) – Bertempat di Ballroom Hotel Prime Plaza Bali 18 – 19 juli 2018 Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dilaksanakan penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) antara Kementerian PUPR dengan 92 Bupati/Walikota se-Indonesia terkait bantuan pembangunan sanitasi dan pengelolaan tempat sampah berbasis masyarakat.

Dalam hal ini Kementerian PUPR diwakili oleh Dodi Krispratmadi selaku Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dihadiri oleh Bupati/Walikota seluruh Indonesia dan dibuka secara resmi oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Sri Hartoyo.

Dalam sambutannya Sri Hartoyo mengatakan bahwa sanitasi yang sehat sebagai cermin kesadaran dan kesehatan masyarakat dan dapat berdampak multi effect alam salah satunya adalah pariwisata.

Sri hartoyo juga mengatakan bahwa penandatanganan kerjasama ini tentunya sebagai kunci utama dalam penyiapan infrastruktur berbasis masyarakat di setiap daerah yang berkelanjutan.

Sementara itu Pj Bupati Bojonegoro Suprianto yang didampingi Kepala Lingkungan Hidup dan Kepala Bappeda seusai pendatanganan menyampaikan sebagai penerima manfaat mendukung dengan baik program PUPR ini.

“Harapannya ada peningkatan karena Kabupaten Bojonegoro masih membutuhkan adanya peningkatan sanitasi masyarakat,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu pula Nurul Azizah Kepala Lingkungam Hidup mengatakan, telah mendapat sarana sanitasi untuk wilayah sukorejo berupa IPAL senilai 400 juta.

” Dan semua yang mengerjakan dari Kementerian PUPR kita sebgai penerima manfaat,” pungkanya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment