Share

Bojonegoro Temukan Solusi Distribusi Pupuk

Setelah melakukan dialog dengan petani di Sukosewu dan sidak mengenai distribusi pupuk di wilayah selatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Jawa Timur akhirnya menemukan gambaran mengenai solusi distribusi pupuk.

foto: petaniberdasi.com

Bojonegoro (Media Center) – Setelah melakukan dialog dengan petani di Sukosewu dan sidak mengenai distribusi pupuk di wilayah selatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Jawa Timur akhirnya menemukan gambaran mengenai solusi distribusi pupuk.

“Akhirnya saya menemukan akar permasalahannya,” jelas Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto MSi, atau yang biasa dipanggil dengan sebutan Kang Yoto. Menurut dia, selama ini masih ditemukan kelompk-kelompok tani yang ikut menjual pupuk dari distributor.

“Nanti itu tidak boleh, poktan hanya mengawasi distribusinya saja, yang boleh menjual hanya kios,” tambahnya. Meski demikian, Kang Yoto tidak akan melarang bila ada petani-petani yang berkelompok lalu membuat kios resmi.

“Setiap desa akan dibentuk kios resmi, poktan mengawasi. Kalau distribusi ke kiosnya bermasalah, maka yang kita pecat adalah distributornya, ganti dengan distributor lain,” tegasnya. Kang Yoto menegaskan, Pemkab akan menuangkan hal itu dalam aturan resmi.

Sementara itu, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, menyatakan bahwa pihaknya siap menjadi mediator untuk pembentukan kios baru. “Selama di desa yang bersangkutan belum ada kios resmi, masih bisa membentuk kios baru,” ujar Kasi Sumber Daya Manusia (SDM), Joko Pudjo Wiyono.

Joko menekankan, bahwa untuk membentuk kios baru tidak perlu ada uang jaminan, hal itu disampaikan saat ada keluhan mengenai syarat jaminan dari warga yang hendak membuka kios baru. “Yang pakai jaminan itu distributor,” tegasnya. (*/mcb)

Leave a Comment