Share

Bojonegoro Terima DIPA APBN Rp468 miliar

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akan menerima Daftar Isian Penerimaan Anggaran (DIPA) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada tahun 2016 mendatang sebesar Rp468 miliar.

Bupati Bojonegoro, Suyoto, menyampaikan, tentang beberapa hal yang harus dipahami dalam pengelolaan keuangan. Yakni, pengelolaan keuangan harus responsif dan berkualitas sehingga akan membawa manfaat bagi seluruh rakyat.

Dijelaskan uang dalam hal ini mempunyai empat kekuatan yang pertama adalah menyatukan, yang kedua uang berfungsi untuk menjamin keamanan negara, ketiga adalah keamanan sosial dan terakhir adalah uang harus mampu menjadi triger kemajuan ekonomi rakyat.

“Ada lima pesan penting yang harus dipahami yakni antara lain peningkatan kualitas bekerja, pengelolaan anggaran dan program yang tepat waktu, kompetensi aparatur harus dinaikkan dan yang kelima adalah pelayanan harus ditingkatkan dengan baik,”ingatnya.

Sementara iitu, Kepala KPPN Bojonegoro, Bustomi mengatakan, DIPA tahun 2016 yang disalurkan oleh KPPN Bojonegoro mencapai Rp1 triliun untuk dua wilayah. Yakni Kabupaten Bojonegoro mencapai Rp468 miliar, dan Kabupaten Lamongan Rp565 miliar.

Dijelaskan DIPA yang diterima Kabupaten Bojonegoro dengan rincian belanja pegawai Rp264 miliar, belanja barang Rp183 miliar, belanja modal mencapai Rp12 miliar,

Sedangkan untuk Kabupaten lamongan dengan rincian belanja pegawai mencapai Rp320 miliar, belanja barang Rp204 miliar, belanja modal Rp34  miliar, dan bantuan sosial Rp7 miliar 567.

“Sampai akhir tahun 2015 ini penyerapan pencairan anggaran di Bojonegoro mencapai 86 persen yakni Rp948 miliar,”pungkasnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment