Share

Bojonegoro Tetapkan Perda HIV AIDS dan TB

Bojonegoro, 9/9 (Media Center) – Setelah melalui proses pembahasan yang cukup panjang, akhirnya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Bojonegoro tentang Penanggulangan HIV/AIDS dan Tuberkolusis di Kabupaten Bojonegoro ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda).

Urgensi peraturan daerah tentang penanggulangan HIV/AIDS dan TB beranjak dari fakta semakin meningkatnya grafik kasus HIV/AIDS dan TB yang terjadi di Indonesia khususnya di Kabupaten Bojonegoro.

Ketua Komisi C, Sally Atyasasi, mengatakan, perkembangan kasus HIV-AIDS di Bojonegoro memperlihatkan peningkatan yang semakin pesat dengan akselerasi yang semakin menghawatirkan.

Persebaran kasus AIDS di Kabupaten Bojonegoro pada 2013 tercatat 126 kasus HIV/AIDS yang menambah panjang kasus di Bojonegoro menjadi 400 terhitung sejak 2002 hingga 2013.

“Artinya semakin tahun semakin banyak ditemukan kasus-kasus HIV/AIDS di Kabupaten,” imbuhnya.

Dari jumlah 126 kasus di tahun 2013, 70% penderitanya merupakan usia produktif antara 30-50 tahun. Selain kegawatan penanggulangan HIV/AIDS, upaya pengendalian Tuberkolusis (TB) juga tak kalah penting.

Hingga saat ini TB merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia walaupun sejumlah strategi penanggulangan telah dilakukan di banyak negara sejak dua puluh tahun terakhir. Dengan peningkatan jumlah ini maka penularan penyakit bukan lagi persoalan epidemiologi semata namun telah menjadi persoalan sosial yang apabila tidak ditangani menimbulkan dampak yang lebih besar.

“Dengan banyaknya penduduk usia produktif yang mengidap penyakit maka produktifitas ekonomi menurun,” tukasnya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment