Share

Bojonegoro Tingkatkan Pemberdayaan Kelompok Tani

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terus berupaya untuk meningkatkan pemberdayaan peran dan fungsi kelompok tani.

“Pemkab berusaha mendekatkan pelayanan kepada Kelompok Tani dengan cara menumbuhkan Kios Saprodi, tiap desa ada satu kios,” kata Bupati Bojonegoro, Suyoto pada kanalbojonegoro.com, Rabu (14/10).

Dia menyampaikan, fungsi kelompok tani khususnya terhadap pelayanan sarana produksi pertanian mulai pupuk, benih dan obat-obatan dengan segala keterbatasan yang ada.  Sehingga dengan mendirikan kios saprodi lebih mendekatkan pelayanan kepada Kelompok Tani.

Disamping itu dengan segala keterbatasan yang ada khususnya pembinaan dari Penyuluh (PPL) kepada Kelompok Tani lebih didorong dengan memberikan Insentif kepada mereka untuk lebih optimal dalam membina Kelompok Tani di Wilayah Binaannya.

Terkait upaya peningkatan peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), saat ini jumlah PPL PNS 68 orang,  sedangkan PPL tenaga harian lepas sebanyak 113 orang, sehingga jumlah total 181 orang.

“Karena jumlahnya tidak ideal, kami memberikan tambahan insentif kepada mereka agar pembinaan kepada petani lebih intensif,” tandasnya.

Selain itu, Pemkab juga akan mengajukan tambahan tenaga penyuluh pertanian kepada Menteri Pertanian sebanyak 249 Orang.(dwi/*mcb)

Leave a Comment